Sakit kepala, terutama saat menunaikan puasa Ramadhan sering diabaikan
dengan alasan karena kadar gula berkurang atau kurang tidur. Tapi, pada kenyataannya bisa
tidak sesederhana itu. Bahkan bisa lebih parah.
Sebagian besar orang pasti pernah mengalami sakit kepala. Gejalanya bisa bermacammacam.
Ada yang sempoyongan, kepala berdenyut-denyut, berputar, berat, atau terasa
seperti tertindih.
Secara umum, sakit kepala terbagi atas dua bagian, sakit kepala primer tipe tegang dan
migrain, serta sakit kepala sekunder yang disebabkan oleh suatu proses dalam otak karena
tumor, perdarahan, dan lain-lain. Penyebabnya bisa beragam, semisal: kurang gula atau "O2"
obat, kebanyakan nitrat dan monosodium glutamat (MSG), hipertensi, pascacedera kepala,
pascakejang, infeksi selaput otak, dan perdarahan.
Makanan yang bersifat merangsang, entah itu mengandung MSG, tyramin, dopamin, kafein,
atau zat nitrat yang banyak terdapat pada daging sapi olahan, ham, sosis, pada orang yang
peka memang bisa langsung mengganggu fungsi pembuluh darah kepala atau leher. Pasalnya,
beberapa puluh menit setelah makanan masuk ke dalam perut, terjadilah penyempitan
pembuluh darah. Rasa pusing bisa timbul akibat mengembangnya kembali pembuluh tersebut.
Sayang, penyebabnya masih belum diketahui dengn pasti. Namun, banyak peneliti
berpendapat, zat-zat kimia pada pembuluh darah yang diproduksi oleh tubuh menjadi biang
keladinya. Gangguan suplai darah ke otak yang mengakibatkan perubahan ukuran pembuluh
darah mana saja memang dapat menyebabkan pusing atau sakit kepala. Pusing karena
makanan pada umumnya hanya terasa pada satu sisi, entah berdenyut atau berat sebelah.
Kejadian seperti ini ternyata tidak sama dengan alergi terhadap makanan atau zat tertentu.
Kalau pusing karena makanan atau minuman disebabkan oleh pengaruh zat asam amino
terhadap pembuluh darah atau saraf, maka pusing karena alergi terhadap makanan (seperti
telur, udang, dan lain-lain) berhubungan dengan protein yang terkandung di dalamnya.
Sementara, gangguan alergi adalah gangguan pada sistem ketahanan tubuh, bukan pada
pembuluh darah atau saraf. Gejala alergi pada makanan umumnya memunculkan reaksi
seperti sesak napas, gatal, atau pembengkakan kulit, bahkan ada kalanya penderita pingsan.
Sakit kepala sebenarnya merupakan akibat dan rangsangan bangunan di kepala dan leher
yang peka terhadap nyeri, entah itu kulit, otot jaringan penunjang tengkorak, pembuluh
darah, atau bangunan-bangunan yang terdapat dalam rongga tengkorak. Penyebab sakit
kepala selain karena faktor intrakranial, bisa juga karena faktor ekstrakranial séperti
gangguan pada mata, THT, gigi, tulang leher, atau tumor. Bisa pula karena faktor psikis:
banyak pikiran, cemas, atau kurang tidur.
Ragam sakit kepala pun bermacam-macam, namun yang acapkali menjadi bahan pembicaraan
orang adalah migrain, sakit kepala menekan, dan vertigo. Migrain adalah bentuk sakit kepala
yang dimulai pada satu sisi dan menetap, berdenyut disertai mual dan terasa lebih berat pada
posisi membungkuk. Frekuensi serangan bisa setiap minggu, bisa setiap bulan. Bentuk spesifik
didahului penglihatan berkunang-kunang, di tengah bidang pandang muncul bintik-bintik
terang benderang.
Beberapa saat kemudian bintik menjadi sebesar telur menyebar ke samping kiri dan tampak
kabur atau gelap d tengahnya, di kelilingi cahaya terang. Setelah 5 menit, secara perlahan
bayangan memudar. Pada saat itu rasa nyeri pada sebelah kepala mulai datang, berdenyutdenyut
disertai rasa mual. Menurut dokter, hampir semua pusing migrain berhubungan
dengan pembuluh darah kepala dan leher. Pencetusnya bisa karena perubahan hormon saat
masa haid atau saat pemakaian pil KB. Bisa juga karena perubahan temperatur yang
mendadak, psikis, makanan, atau obat yang merangsang.
Obat yang diberikan biasanya bersifat mengerutkan pembuluh yang akan menghilangkan rasa
sakit. Namun, pemberian obat harus hati-hati kalau penderita mengidap tekanan darah tinggi,
angina pectoris (nyeri dada kiri), atau sudah mengalami pengerasan pembuluh darah.
Umumnya, pada saat serangan migrain berakhir, penderita merasa lemas dan nyeri otot, tapi
adakalanya merasa gembira sekali. Pada sakit kepala menekan, gejala umumnya ditandai
dengan kepala terasa ditekan atau terikat, tegang menyeluruh pada kedua sisi kepala seperti
pada dahi, pelipis, daerah belakang kepaa atau leher. Orang yang sering terserang sakit
kepala menekan ini, dianjurkan untuk tidak minum obat penghilang rasa sakit lebih dari 5- 10
kali dalam sebulan.
Sebaiknya gunakan obat sakit kepala yang hanya mempunyai satu bahan aktif seperti asam
asetil salisilat, Penggunaan obat kombinasi malah dikhawatirkan bisa menyebabkan sakit
kepala menjadi kronis. Selain itu, penderita dianjurkan untuk banyak melakukan jalan pagi,
senam, latihan relaksasi.
Bila kepala terasa sakit, mengompres leher bagian belakang dengan handuk hangat dapat
membantu meringankan penderitaan. Penderita juga dianjurkan tidak duduk terlalu lama bila
melakukan perjalanan jauh dengan mobil. Usahakan beristirahat pada selang waktu tertentu.
Mungkin penlu diperiksa apakah alas tidur atau bantal menjadi penyebabnya. Tentu saja
apabila obat dan latihan tersebut tidak mempan, perlu konsultasi dokter agar diteliti lebih
lanjut. Penelitian dengan CT-Scan dapat membantu untuk meneliti penyebab utamanya.
Penderita migrain ataupun sakit kepala menekan, dianjurkan tidak minum minuman
beralkohol, makanan yang diawetkan atau dikeringkan, keju tua, kol asam, makanan beragi
atau mengandung banyak nitrat (pada daging olahan), atau MSG yang gampang merangsang
pembuluh darah. Jenis gangguan kepala lain adalah vertigo yang merupakan suatu ilusi
bergerak atau halusinasi gerakan. Penderita merasakan atau melihat lingkungannya seolah
berputar, padahal sebenarnya tidak. Gerakan yang dirasakan pada umumnya berputar,
walaupun ada kasus yang gerakannya bersifat linier (tubuh seolah didorong atau ditarik
menjauhi bidang vertikal).
Perasaan berputar muncul karena sistem keseimbangan dalam otak terganggu. Yang
mengatur sistem keseimbangan adalah sistem vestibuler, sistem serebelum (otak kecil), dan
sistem korteks (lapisan luar) serebri dan batang otak. Vertigo yang dalam bahasa Yunani
artinya memutar, Sebagian besar disebabkan oleh gangguan sistem vestibuler yang sering
dibarengi gangguan sistem otonom (mual, pucat, keringat dingin, muntah, perubahan denyut
nadi, tekanan darah, dan diare).
Vertigo sebenarnya merupakan gejala suatu penyakit, bisa akibat benturan atau trauma
pascakecelakaan, stres, gangguan pada telinga bagian dalam, obat-obatan, terlalu sedikit atau
terlalu banyak aliran darah ke otak. Sensasi sempoyongan juga dapat dialami seseorang yang
berdiri di ketinggian atau bingung berada di tempat yang ramai dan asing. Yang lebih parah
apabila sakit kepala ini merupakan gejala stroke atau tumor otak. Untuk mengetahui pangkal
penyebabnya perlu dilakukan pemeriksaan secara teliti.
Dikenal juga istilah vertigo posisional, yakni vertigo akan muncul hanya pada sikap atau posisi
kepala tertentu, misalnya miring ke kanan atau kiri dan telinga yang terganggu ditempatkan
di sebelah bawah. Sindrom ini pada umumnya hanya berlangsung beberapa detik atau menit
saja, namun disertai rasa mual.
Ada pendapat yang menyatakan, untuk mengatasi gejala itu penderita seharusnya terus
berusaha mempertahankan sikap atau posisi yang mencetuskannya. Dengan latihan ini, lama
kelamaan intensitas serangan akan mereda. Namun dalam kenyataan, kebanyakan penderita
langsung mencari posisi lain untuk mengalihkan serangan. Tapi, ini tergantung penyebabnya.
Kalau kelainan terletak pada batang otak atau serebelum, tidak akan diperoleh perbaikan
dengan cara di atas.
Yang perlu diwaspadai apabila sakit kepala timbul mendadak dengan rasa sakit tidak
tertahankan. Perlu juga dicurigai sakit kepala yang semakin berat. Juga sakit kepala yang
memburuk bila mengejan atau melakukan kegiatan. Apalagi kalau disertai penurunan
kesadaran, bicara mulai kacau, demam tinggi. Sakit kepala yang begini biasanya pertanda
adanya kelainan daam rongga tengkorak.
Sakit kepala karena ketegangan sering dicetuskan oleh stres. Penderita merasa pusing
sewaktu melihat orang banyak, jantung berdebar, perut kembung, mudah tersinggung, sulit
tidur, dan tampak depresi.
Kalau penderita hipertensi umumnya merasa sakit kepala saat bangun tidur dan berkurang
atau hilang saat ia melakukan kegiatan, tidak demikian pada penderita sakit kepala karena
ketegangan. Sakit kepala jenis ini sering dimulai pagi hari, lalu semakin siang semakin terasa
berat. Pada penderita migrain, sering sakit kepala dirasakan justru tengah malam sehingga
mengganggu tidurnya.
Selain jalan kaki dan berenang, para pelanggan sakit kepala sebaiknya juga melakukan senam
ringan seperti menggelengkan kepala ke kiri dan ke kanan. Ditambah latihan mengangkat
bahu perlahan-lahan. Usahakan pula untuk hidup teratur dan hindari bekerja di luar batas
kemampuan.
Semua Artikel Kesehatan yang Anda Butuhkan untuk Menunjang Kehidupan yang Lebih Baik
Senin, 30 April 2012
Minggu, 29 April 2012
Olahraga Sangat Baik untuk Pembentukan Tulang
Banyak orang awan lebih suka minum susu ketimbang olahraga untuk
memperkuat tulang. Padahal faktanya olahraga jauh lebih baik dalam membentuk tulang
sehat dan kuat, sehingga terhindar dari penyakit keropos tulang.
Mungkin karena terbius oleh iklan-iklan susu yang menjanjikan tulang kuat membuat orang
lebih suka mengkonsumsi susu daripada olahraga. Susu, dikatakan sumber terbaik penghasil
kalsium yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tulang. Namun, menurut penelitian baru,
olahraga ternyata bekerja jauh lebih baik dibanding kalsium dalam hal pembentukan tulang
yang sehat dan kuat. Karena itu, aktifitas fisik lebih utama ketimbang minum susu guna
menghindari berbagai penyakit tulang, termasuk osteoporosis.
Penemuan ini dikemukakan oleh Tom Lloyd. PhD, seorang epidemiologist di Penn State
University College of Medicine dalam sebuah laporannya yang dimuat dalam Journal of
Pediatrics terbaru. Walaupun konsumsi kalsium sering dianggap sebagai faktor paling penting
bagi kesehatan tulang, penelitian ini mengemukakan bahwa olahraga adalah gaya hidup yang
sangat dominan dalam menentukan kekuatan tulang pada remaja. Penelitian menunjukan,
tulang mengalami perkembangan antara umur 13 dan 15 dan mulai menurun akibat faktor
usia dan osteoporosis dalam empat dekade terakhir. Karena itu, penting bagi seorang remaja
mengoptimalkan proses pembentukan tulang selama dewasa sebagai bagian perlindungan
terhadap osteoporosis.
Penelitian ini dilakukan pada 80 remaja putri yang berumur 12 tahun. Selama 10 tahun,
kekuatan tulang mereka dilacak setiap tahun melalui scan dual energy X-ray absorptiometry
(DEXA) pada tulang paha. Hasilnya ditemukan konsumsi kalsium tidak memiliki efek signifikan
pada kekuatan tulang sedangkan olahraga memiliki perubahan besar yaitu meningkatkan
densitas mineral tulang paha sekitar 3-5 %. Dalam penelitian lain, ditemukan bahwa wanita
lebih rentan terhadap penyakit keropos tulang atau osteoporosis ketimbang kaum pria.Satu
dari tiga perempuan dan satu dari lima pria memiliki kecenderungan menderita osteoporosis.
Penyakit ini ditandai dengan berkurangnya massa dan mineral tulang, sehingga menyebabkan
kondisi tulang menjadi rapuh, keropos dan mudah patah. Penyebabnya, selain kurang
aktivitas fisik atu olahraga, juga penderita terbiasa mengkonsumsi alkohol dan merokok. Serta
asupan kalsium yang rendah. Kebutuhan tubuh akan kalsium setiap hari menurut standar
internasional antara 1000-1200mg mg kalsium. Tidak heran, bila Tom Lloyd mengingatkan
untuk terus menerus meningkatkan kegiatan fisik supaya kepadatan tulang meningkat.
Kurangnya aktivitas fisik sejak anak-anak hingga dewasa menyebabkan kepadatan tulang
yang rendah hingga kerapuhan tulang meningkat. Kejadian ini dapat dicegah dengan
melakukan latihan fisik yang baik, benar, teratur dan terukur, serta diet seimbang. Jika sudah
terkena osteoporosis, maka latihan fisik yang baik, benar, teratur dan terukur berperan untuk
rehabilitasi dan pencegahan fraktur.
Menurut Tom, pertambahan massa tulang terutama terjadi pada anak-anak sampai usia 30
tahun. Tulang punggung mencapai puncak massa tulangnya pada usia 20 tahun. Sedangkan
tulang panjang (tungkai) lebih lambat. Bila seseorang tidak aktif bergerak, maka kepadatan
tulang akan berkurang, sebaliknya bila tetap aktif, maka kepadatan tulang akan bertambah
sampai usia tertentu, serta dapat dipertahankan selama mungkin.
Anak-anak yang melakukan aktivitas fisik selama 40 menit sehari, mempunyai kepadatan
tulang yang lebih banyak dibandingkan anak-anak yang kurang aktif. Penelitian lain
menunjukkan bahwa kelompok wanita usia reproduktif 20-35 tahun yang sebelumnya tidak
berlatih fisik rutin, dapat meningkatkan kepadatan tulang setelah melakukan senam aerobik
rutin selama 3 bulan.
Bahkan hasil penelitian di China menyimpulkan bahwa dengan mengikuti pelatihan fisik tai chi
selama enam bulan, dapat menurunkan risiko jatuh sebanyak 70% pada kelompok usia 70
tahun ke atas. Saat ini perempuan berusia 50 tahun mempunyai risiko 40% menderita patah
tulang karena osteoporosis di kemudian hari. Karena itu, deteksi dini dan tindakan
pencegahan dini penting untuk mencegah terjadinya patah tulang akibat kerapuhan tulang.
Sedangkan penelitian pada perempuan menopause memperlihatkan latihan fisik dapat
meningkatkan kepadatan tulang serta mengurangi risiko jatuh karena latihan fisik akan
meningkatkan kekuatan otot serta keseimbangan tubuh. Tapi, latihan fisik untuk penderita
osteoporosis berbeda dengan mereka yang sehat. Tidak boleh ada benturan yang keras pada
latihan bagi penderita. Juga ada beberapa gerakan yang tak boleh dilakukan. Latihan yang
dianjurkan adalah semua aktivitas fisik yang dilakukan dalam posisi tegak, sehingga kerangka
tubuh menunjang berat badan terhadap gaya grativasi bumi, misalnya jalan kaki, jogging, lari
dan senam aerobik, yang dimulai dengan intensitas ringan sesuai kemampuan.
Selain itu juga ditambah latihan dengan beban yang dapat menambah kekuatan otot, maupun
densitas tulang lokal pada lokasi yang digerakkan. Dosis latihan fisiknya harus tepat dan
individual karena bila terlalu ringan kurang bermanfaat. Jika bila terlalu berat dapat
menimbulkan cedera sampai patah tulang. Osteoporosis dapat diobati, tapi keadaan tulangnya
tidak bisa dikembalikan ke keadaan semula.
memperkuat tulang. Padahal faktanya olahraga jauh lebih baik dalam membentuk tulang
sehat dan kuat, sehingga terhindar dari penyakit keropos tulang.
Mungkin karena terbius oleh iklan-iklan susu yang menjanjikan tulang kuat membuat orang
lebih suka mengkonsumsi susu daripada olahraga. Susu, dikatakan sumber terbaik penghasil
kalsium yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tulang. Namun, menurut penelitian baru,
olahraga ternyata bekerja jauh lebih baik dibanding kalsium dalam hal pembentukan tulang
yang sehat dan kuat. Karena itu, aktifitas fisik lebih utama ketimbang minum susu guna
menghindari berbagai penyakit tulang, termasuk osteoporosis.
Penemuan ini dikemukakan oleh Tom Lloyd. PhD, seorang epidemiologist di Penn State
University College of Medicine dalam sebuah laporannya yang dimuat dalam Journal of
Pediatrics terbaru. Walaupun konsumsi kalsium sering dianggap sebagai faktor paling penting
bagi kesehatan tulang, penelitian ini mengemukakan bahwa olahraga adalah gaya hidup yang
sangat dominan dalam menentukan kekuatan tulang pada remaja. Penelitian menunjukan,
tulang mengalami perkembangan antara umur 13 dan 15 dan mulai menurun akibat faktor
usia dan osteoporosis dalam empat dekade terakhir. Karena itu, penting bagi seorang remaja
mengoptimalkan proses pembentukan tulang selama dewasa sebagai bagian perlindungan
terhadap osteoporosis.
Penelitian ini dilakukan pada 80 remaja putri yang berumur 12 tahun. Selama 10 tahun,
kekuatan tulang mereka dilacak setiap tahun melalui scan dual energy X-ray absorptiometry
(DEXA) pada tulang paha. Hasilnya ditemukan konsumsi kalsium tidak memiliki efek signifikan
pada kekuatan tulang sedangkan olahraga memiliki perubahan besar yaitu meningkatkan
densitas mineral tulang paha sekitar 3-5 %. Dalam penelitian lain, ditemukan bahwa wanita
lebih rentan terhadap penyakit keropos tulang atau osteoporosis ketimbang kaum pria.Satu
dari tiga perempuan dan satu dari lima pria memiliki kecenderungan menderita osteoporosis.
Penyakit ini ditandai dengan berkurangnya massa dan mineral tulang, sehingga menyebabkan
kondisi tulang menjadi rapuh, keropos dan mudah patah. Penyebabnya, selain kurang
aktivitas fisik atu olahraga, juga penderita terbiasa mengkonsumsi alkohol dan merokok. Serta
asupan kalsium yang rendah. Kebutuhan tubuh akan kalsium setiap hari menurut standar
internasional antara 1000-1200mg mg kalsium. Tidak heran, bila Tom Lloyd mengingatkan
untuk terus menerus meningkatkan kegiatan fisik supaya kepadatan tulang meningkat.
Kurangnya aktivitas fisik sejak anak-anak hingga dewasa menyebabkan kepadatan tulang
yang rendah hingga kerapuhan tulang meningkat. Kejadian ini dapat dicegah dengan
melakukan latihan fisik yang baik, benar, teratur dan terukur, serta diet seimbang. Jika sudah
terkena osteoporosis, maka latihan fisik yang baik, benar, teratur dan terukur berperan untuk
rehabilitasi dan pencegahan fraktur.
Menurut Tom, pertambahan massa tulang terutama terjadi pada anak-anak sampai usia 30
tahun. Tulang punggung mencapai puncak massa tulangnya pada usia 20 tahun. Sedangkan
tulang panjang (tungkai) lebih lambat. Bila seseorang tidak aktif bergerak, maka kepadatan
tulang akan berkurang, sebaliknya bila tetap aktif, maka kepadatan tulang akan bertambah
sampai usia tertentu, serta dapat dipertahankan selama mungkin.
Anak-anak yang melakukan aktivitas fisik selama 40 menit sehari, mempunyai kepadatan
tulang yang lebih banyak dibandingkan anak-anak yang kurang aktif. Penelitian lain
menunjukkan bahwa kelompok wanita usia reproduktif 20-35 tahun yang sebelumnya tidak
berlatih fisik rutin, dapat meningkatkan kepadatan tulang setelah melakukan senam aerobik
rutin selama 3 bulan.
Bahkan hasil penelitian di China menyimpulkan bahwa dengan mengikuti pelatihan fisik tai chi
selama enam bulan, dapat menurunkan risiko jatuh sebanyak 70% pada kelompok usia 70
tahun ke atas. Saat ini perempuan berusia 50 tahun mempunyai risiko 40% menderita patah
tulang karena osteoporosis di kemudian hari. Karena itu, deteksi dini dan tindakan
pencegahan dini penting untuk mencegah terjadinya patah tulang akibat kerapuhan tulang.
Sedangkan penelitian pada perempuan menopause memperlihatkan latihan fisik dapat
meningkatkan kepadatan tulang serta mengurangi risiko jatuh karena latihan fisik akan
meningkatkan kekuatan otot serta keseimbangan tubuh. Tapi, latihan fisik untuk penderita
osteoporosis berbeda dengan mereka yang sehat. Tidak boleh ada benturan yang keras pada
latihan bagi penderita. Juga ada beberapa gerakan yang tak boleh dilakukan. Latihan yang
dianjurkan adalah semua aktivitas fisik yang dilakukan dalam posisi tegak, sehingga kerangka
tubuh menunjang berat badan terhadap gaya grativasi bumi, misalnya jalan kaki, jogging, lari
dan senam aerobik, yang dimulai dengan intensitas ringan sesuai kemampuan.
Selain itu juga ditambah latihan dengan beban yang dapat menambah kekuatan otot, maupun
densitas tulang lokal pada lokasi yang digerakkan. Dosis latihan fisiknya harus tepat dan
individual karena bila terlalu ringan kurang bermanfaat. Jika bila terlalu berat dapat
menimbulkan cedera sampai patah tulang. Osteoporosis dapat diobati, tapi keadaan tulangnya
tidak bisa dikembalikan ke keadaan semula.
Sabtu, 28 April 2012
Telapak Tangan Cermin Kesehatan
Telapak tangan adalah bagian saraf paling ujung dari tubuh manusia. Apa saja
yang berlaku pada tubuh manusia akan terlihat pada tangan. Tak heran bila telapan tangan
bisa menunjukkan suatu penyakit yang ada di dalam tubuh seseorang.
Melalui telapak tangan, sebenarnya kita bisa mendeteksi lebih awal berbagai penyakit serta
kelainan yang terjadi dalam tubuh kita, tanpa harus memeriksa lebih dulu ke dokter. Namun,
untuk lebih memastikan penyakit atau kelainan tersebut boleh dikonfirmasi ke dokter untuk
memberi pengobatan lebih lanjut.
Pada telapak tangan tersimpan 1000 rahasia kesehatan manusia. Analis telapak tangan atau
'The Sign of Hands' telah lama digunakan oleh bangsa Yunani. Itulah sebabnya mengapa
analisis telapak tangan merupakan salah satu bentuk analisis yang sangat dianjurkan bagi
orang-orang yang berprofesi di bidang pengobatan ketika hendak merawat atau mengobati
pasien yang datang berobat.
Di antara bagian telapak tangan yang bisa menunjukkan keadaan suatu penyakit dalam tubuh
manusia adalah, telapak tangan bagian atas, telapak tangan bagian belakang, semua jari (dari
kelingking hingga ibu jari), ruas-ruas jari bagian atas dan kuku.
a. Penyakit jantung
Penemuan terbaru menunjukkan osteoarthritis dalam jari dapat menjadi petunjuk peringatan
awal bagi pria bahwa mereka memiliki penyakit jantung. Para ilmuwan Finlandia meneliti 8000
orang dengan melihat ujung jari kelingking yang bengkok ke dalam, ditemukan 46 persen pria
lebih beresiko meninggal di usia muda akibat serangan jantung dibanding pria tanpa
osteoarthritis.
Alasan hubungan ini belum jelas tetapi para ahli mengira hal ini akibat tingkat lemak yang
tinggi dalam darah yang dapat menutupi arteri atau dapat juga osteoarthritis menujukan
rendahnya tingkat hormon seks pria, testoteron, yang melindungi pria terhadap penyakit
jantung. Para ahli mengatakan satu alasan bahwa jari memberikan petunjuk bernilai bagi
kesehatan karena gen yang mengontrol perkembangan juga mengontrol testis pada pria dan
sel telur pada wanita.
b. Kanker payudara
Wanita dapat diketahui mereka beresiko memiliki kanker payudara di usia muda dengan
membandingkan kesamaan kedua jarinya. Jika telunjuk lebih panjang dari jari manis, ini
artinya mereka lebih memilki tingkat ostrogen yang lebih tinggi, suatu hormon yang
membantu pertumbuhan kanker.
c. Autisme
Sebuah penelitian yang dipublikasikan tahun 2001 menunjukan anak autistic memiliki jari
manis yang sangat panjang, ini menunjukkan mereka nampaknya memiliki jumlah testosteron
yang tidak biasa dalam rahimnya yang mengakibatkan bentuk perilaku pria yang sangat
berlebihan seperti kesulitan komunikasi dan kurang kesadaran terhadap kondisi emosional
orang lain.
d. Masalah paru-paru
Ketika dokter melihat gejala masalah pernapasan, mereka seringkali memeriksa kuku tangan.
Ini karena warna kulit dibawah kuku berubah menjadi corak biru ketika terjadi komplikasi
pernapasan. Darah yang mengandung oksigen memiliki warna merah terang tetapi darah
yang kehilangan oksigen berwarna merah gelap. Ini salah satu gejala yang muncul pada bayi
yang mengidap bronchitis akut.
e. Kemampuan olahraga
Tidak seorangpun meragukan Brasil meraih Piala Dunia tahun lalu karena skill luar biasa
mereka. Tetapi Prof. Manning, peneliti dari Universitas Liverpool, tengah memeriksa teori
dimana jumlah testosteron yang tinggi pada pemain Brasil memberikan mereka keuntungan
fisik bagi timnya. Ia telah menemukan beberapa pemain top Brasil memiliki jari manis yang
panjang.
f. Stres.
Dalam keadaan tertekan, tubuh akan mengeluarkan hormon streoid yang dapat melemahkan
sistem kekebalan tubuh. Tanda-tanda di telapak tangan orang yang mengalami stres adalah
terdapat urat-urat biru atau hijau di pergelangan tangan, telapak tangan dan di sepanjang
jari-jari. Serta terlihat jelas di betis kaki.
g. Kekurangan Vitamin
Noda putih di ujung jari menunjukan kekurangan zat seng. Seng penting untuk menjaga
sistem kekebalan. Sumber makan mengandung seng antara lain susu, tiram, ayam, biri-biri,
semua jenis biji-bijian, kacang dan sayuran berdaun hijau.
yang berlaku pada tubuh manusia akan terlihat pada tangan. Tak heran bila telapan tangan
bisa menunjukkan suatu penyakit yang ada di dalam tubuh seseorang.
Melalui telapak tangan, sebenarnya kita bisa mendeteksi lebih awal berbagai penyakit serta
kelainan yang terjadi dalam tubuh kita, tanpa harus memeriksa lebih dulu ke dokter. Namun,
untuk lebih memastikan penyakit atau kelainan tersebut boleh dikonfirmasi ke dokter untuk
memberi pengobatan lebih lanjut.
Pada telapak tangan tersimpan 1000 rahasia kesehatan manusia. Analis telapak tangan atau
'The Sign of Hands' telah lama digunakan oleh bangsa Yunani. Itulah sebabnya mengapa
analisis telapak tangan merupakan salah satu bentuk analisis yang sangat dianjurkan bagi
orang-orang yang berprofesi di bidang pengobatan ketika hendak merawat atau mengobati
pasien yang datang berobat.
Di antara bagian telapak tangan yang bisa menunjukkan keadaan suatu penyakit dalam tubuh
manusia adalah, telapak tangan bagian atas, telapak tangan bagian belakang, semua jari (dari
kelingking hingga ibu jari), ruas-ruas jari bagian atas dan kuku.
a. Penyakit jantung
Penemuan terbaru menunjukkan osteoarthritis dalam jari dapat menjadi petunjuk peringatan
awal bagi pria bahwa mereka memiliki penyakit jantung. Para ilmuwan Finlandia meneliti 8000
orang dengan melihat ujung jari kelingking yang bengkok ke dalam, ditemukan 46 persen pria
lebih beresiko meninggal di usia muda akibat serangan jantung dibanding pria tanpa
osteoarthritis.
Alasan hubungan ini belum jelas tetapi para ahli mengira hal ini akibat tingkat lemak yang
tinggi dalam darah yang dapat menutupi arteri atau dapat juga osteoarthritis menujukan
rendahnya tingkat hormon seks pria, testoteron, yang melindungi pria terhadap penyakit
jantung. Para ahli mengatakan satu alasan bahwa jari memberikan petunjuk bernilai bagi
kesehatan karena gen yang mengontrol perkembangan juga mengontrol testis pada pria dan
sel telur pada wanita.
b. Kanker payudara
Wanita dapat diketahui mereka beresiko memiliki kanker payudara di usia muda dengan
membandingkan kesamaan kedua jarinya. Jika telunjuk lebih panjang dari jari manis, ini
artinya mereka lebih memilki tingkat ostrogen yang lebih tinggi, suatu hormon yang
membantu pertumbuhan kanker.
c. Autisme
Sebuah penelitian yang dipublikasikan tahun 2001 menunjukan anak autistic memiliki jari
manis yang sangat panjang, ini menunjukkan mereka nampaknya memiliki jumlah testosteron
yang tidak biasa dalam rahimnya yang mengakibatkan bentuk perilaku pria yang sangat
berlebihan seperti kesulitan komunikasi dan kurang kesadaran terhadap kondisi emosional
orang lain.
d. Masalah paru-paru
Ketika dokter melihat gejala masalah pernapasan, mereka seringkali memeriksa kuku tangan.
Ini karena warna kulit dibawah kuku berubah menjadi corak biru ketika terjadi komplikasi
pernapasan. Darah yang mengandung oksigen memiliki warna merah terang tetapi darah
yang kehilangan oksigen berwarna merah gelap. Ini salah satu gejala yang muncul pada bayi
yang mengidap bronchitis akut.
e. Kemampuan olahraga
Tidak seorangpun meragukan Brasil meraih Piala Dunia tahun lalu karena skill luar biasa
mereka. Tetapi Prof. Manning, peneliti dari Universitas Liverpool, tengah memeriksa teori
dimana jumlah testosteron yang tinggi pada pemain Brasil memberikan mereka keuntungan
fisik bagi timnya. Ia telah menemukan beberapa pemain top Brasil memiliki jari manis yang
panjang.
f. Stres.
Dalam keadaan tertekan, tubuh akan mengeluarkan hormon streoid yang dapat melemahkan
sistem kekebalan tubuh. Tanda-tanda di telapak tangan orang yang mengalami stres adalah
terdapat urat-urat biru atau hijau di pergelangan tangan, telapak tangan dan di sepanjang
jari-jari. Serta terlihat jelas di betis kaki.
g. Kekurangan Vitamin
Noda putih di ujung jari menunjukan kekurangan zat seng. Seng penting untuk menjaga
sistem kekebalan. Sumber makan mengandung seng antara lain susu, tiram, ayam, biri-biri,
semua jenis biji-bijian, kacang dan sayuran berdaun hijau.
Jumat, 27 April 2012
Teh Herba Kendalikan Diabetes
Bagi penderita diabetes mungkin tak perlu gelisah lagi dengan tingginya harga
obat untuk pengendali kadar gula darah. Karena, sekarang ini ditemukan obat alami dengan
fungsi yang sama yaitu teh herba.
Teh herba yang dikemas dalam teh celup itu merupakan hasil dari Pusat Studi Obat Bahan
Alam (PS - OBA) Departemen Farmasi, Universitas Indonesia, Agustus 2005 lalu. Teh celup
yang diramu khusus ini berupa campuran daun teh Camellia sinensis, mengkudu Morinda
citrifolia, pare Momordica charantia dan Gymnema sylvester (sejenis tanaman merambat
berkayu yang banyak tumbuh di hutan-hutan tropis, terutama di India bagian Selatan, lazim
dimanfaatkan sebagai jamu pengontrol kadar gula darah).
Penelitian dilakukan untuk membandingkan efektivitas teh celup tersebut dengan
gilbenklamid, yaitu obat standar yang umum diresepkan dokter untuk mengendalikan
diabetes. Penyebab diabetes adalah terganggunya kelenjar beta-pankreas, yang bertugas
memproduksi hormon insulin. Akibatnya, produksi insulin menjadi terbatas. Karena jumlah
insulin yang tersedia terbatas, tidak banyak gula dalam darah yang berasal dari makanan
yang bisa diubah menjadi energi dan glikogen (simpanan gula darah). Akibatnya gula yang
beredar dalam darah menjadi berlebihan, sehingga kadarnya melonjak.
Daun teh mengandung xantin dan polifenol, yang berperan mengatur kadar insulin dalam
darah. Kandungan mangan-nya membantu pemecahan gula darah menjadi sumber energi siap
pakai. Mengkudu membantu mereparasi kerusakan sel beta-pankreas, yang menjadi
penyebab naiknya kadar gula darah. Kandungan proxeronin-nya membantu memperbaiki
reseptor insulin. Pare mengandung kharantin dan polipeptida-P insulin, yang bekerja
menyerupai insulin dan berkhasiat merangsang sel beta-pankreas dalam memproduksi insulin.
Herba Gymnema sylvestre mengandung asam gimnemat, yang mampu merangsang sel betapankreas
agar lebih aktif memproduksi insulin.
Dari hasil uji pre-klinis diketahui minum obat gilbenklamid menurunkan kadar gula darah
23,20 persen. Jika minum teh seduh tersebut, penurunan kadar gula darah bisa lebih efektif.
Minum seduhan teh celup 1 kantong sehari, kadar gula dapat menyusut masing-masing 1
kantong menurunkan kadar gula darah paling baik, yakni 36,25 persen.
"Hal ini membuktikan bahwa obat herbal berupa teh, mengkudu, pare dan Gymnema sylvestre
memiliki kemampuan sinergis lebih efektif dalam mengendalikann kadar gula darah
dibandingkan dengan obat kimia glibenklamid dalam waktu lama," kata Prof. DR. Sumali
Wiryowidagdo, Apt., Ketua Pusat Studi Obat Bahan Alam, Departemen Farmasi UI.
Untuk memaskimal pengendalain kadar gula darah, para diabesi dianjurkan pantang makanan
tertentu. Namun penting pula bagi mereka untuk memperhatikan asupan makanan dengan
kandungan nutrisi yang dapat mengaktifkan kerja pankreas, pusat pengendali produksi insulin
yang mengatur kadar gula darah. Pengidap diabetes cenderung makin meningkat jumlahnya
dan makin muda usia. Saat ini diabetes diperkirakan merupakan penyebab kematian paling
tinggi di negara maju seperti AS diantara penyakit-penyakit non-infeksi.
Kelenjar pankreas merupakan pusat kendali kadar gula darah. Stabilitas kadar gula darah
menjadi tugas bersama dari hormon insulin dan glukagon, yang dihasilkan oleh pankreas. Jika
kadar gula darah berlebihan, pankreas akan menggenjot produksi insulin guna "menguras"
kelebihan gula darah. Sebaliknya jika kadar gula darah merosot, pankreas akan mengedarkan
hormon glukagon ke aliran darah, untuk diubah menjadi gula.
Ada dua jenis diabetes, yakni tipe 1 dan 2. Diabetes tipe 1 muncul ketika anak-anak, akibat
gangguan sistem kekebalan tubuh terhadap sel beta-pankreas yang bertugas memproduksi
insulin atau terhadap penerima (reseptor) insulin dalam sel. Diabetes tipe 2 merupakan tipe
diabetes umum, yang muncul setelah dewasa. Bisa berkembang karena faktor keturunan
dan/atau pola makan berlebihan gula dan pati rendah serat, sehingga mengacaukan
mekanisme produksi insulin.
Minum obat membantu kerja insulin "menguras" gula darah berlebihan. Namun begitu
pengidap tidak pula dengan pantang makanan pemicu gula darah, Meskipun sangat
membantu mengendalikan kadar gula darah, dua upaya tersebut belum menyelesaikan
masalah pada akarnya, yakni kekacaunan kerja pankreas. Salah satu yang dapat membantu
mengaktifkan kerja pankreas memproduksi insulin adalah dengan asupan nutrisi tertentu
penggiat kerja pankreas.
Mineral elektrolit ini sangat baik bagi pengidap diabetes. Kalium meningkatkan kepekaan
insulin, sehingga proses pengurasan gula dalam darah berlangsung efektif. Kalium juga
menyusutkan risiko hipertensi dan serangan jantung pada pengidap diabetes. Bagi pengidap
diabetes tergantung insulin, asupan kalium menjadi jauh lebih penting karena asupan insulin
memboroskan banyak kalium. Dalam sehari tubuh kita membutuhkan 3.500 mg asupan
kalium, agar kerja seluurh organ berjalan baik. Namun umumnya kita hanya mengkonsumsi
2.500 mg. Cara termudah untuk mencukuponya adalah minum suplemen. Hanya saja, dosis
yang dianggap aman oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) sangat rendah, yakni
100 mg per sekali minum, Lebih dari itu beresiko menimbulkan gangguan lambung dan justru
mempermudah terjadinya borok.
Yang paling aman adalah mendapatkan asupan kalium dari makanan. Sebuah pisang ukuran
sedang, belimbung besar, atau mentimun besar mengandung 500 mg kalium. Seporsi blewah,
melon hijau maupun jingga, wortel, bayam, susu skim (tanpa lemak) dan yogurth tawar (plain
yogurt) menyimpan 350 mg kalium. Segelas jus jeruk segar sangat berlimpah kalium, tapi
kurang disarankan diminum rutin bagi pengidap diabetes, karena kandungan gula buahnya
lumayan tinggi.
Magnesium berperan penting dalam produksi dan fungsi insulin. Defisiensi magnesium sudah
sangat lumrah terjadi diantara para pengidap diabetes dan komplikasinya, seperti penyakit
jantung, kerusakan fungsi mata, tekanan darah tinggi. Jika terapi magenesium disertakan
dalam pengoabtan diabetes, komplikasi diabetes dapat dihindari atau diminimalkan. Menurut
Dr. Larry Resnick dari Cornell University, AS, cukup asupan magnesium dapat menggenjot
respon insulin, meningkatkan toleransi gula darah, dan mencegah pelengketan dinding sel-sel
darah merah. Lebih lanjut peneliti yang sudah lebih dari 20 tahun meneliti magnesium ini
menyebutkan asupan magnesium penting pula dalam terapi penyakit pembuluh darah akibat
diabetes.
Untuk itu, masukkan makanan sumber magnesium dalam susunan menu sehari-hari.
Contohnya kacang-kacangan dan biji-bijian (kenari, almond, kacang mete, kacang tanah,
pecan. brazil nut, wijen), buah kering (aprikot, kurma, kismis/sultana), alpukat, daging
sapi/ayam, wortel mentah, tomat segar, jeruk, ikan terutama salmon dan tuna, kedelai dan
hasil olahannya (tempe, susu kedelai, tahu), sayuran daun hijau (bayam, kangkung, sawi,
brokoli, daun singkong, dan lain-lain)/
Dalam bukunya Diabetes and Omega-3, Donald Rudin, M.D. dan Clara Felix memaparkan hasil
penelitian yang pernah diadakan di Australia pada 1993. Asam lemak esensial, khususnya
asam lemak omega-3, yang juga disebut DHA, mempengaruhi sel-sel tubuh dalam merespon
insulin. DHA (docosahexanoic acid, asam dokosaheksanoat) di dalam tubuh dibentuk dari ALA
(alinolenic acid, asam alinolenat) yang berasal dari makanan. Sayangnya kadar gula darah
berlebihan menghalangi proses pengubahan ALA menjadi DHA. Untuk itu, pengidap diabetes
diharapkan mengkonsumsi DHA siap serap yang banyak terdapat dalam ikan-ikan laut dengan
kadar lemak tinggi, seperti ikan salmon, gindara, sardin, terubuk, sidat, tengiri, kembung,
layang, bawal, tuna. SUmber lainnya adalah alpukat dan minyak zaitun, terutama eztra virgin
olive oil. Karena DHA sangat mudah rusak, ikan sebaiknya dimasak tidak terlalu lama. Minyak
zaitun lebih baik jika dikonsumsi mentah, misalnya untuk saus salad atau diminum 1 sendok
per hari.
Menyantap sayuran mentah sangat bermanfaat bagi pengidap diabetes, karena sayuran kita
umumnya berlimpah vitamin C. SebAGAI pengecualian, daun singkong tidak disarankan
dikonsumsi sayuran mentah, karena mengandung zat racun sianida. Bagi pengidap diabetes,
konsumsi sayuran mentah lebih besar manfaatnya daripada buah-buahan. Sebab vitamin C
dalam buah terdapat bersama gula, sedangkan dalam sauran mentah, tidak. Jika
memungkinkan, sayuran mentah disantap sebagai lalap atau alad. Jika tidak, bisa diminum
sarinya (dijus menggunakan juicer).
Walaupun demikian, konsumsi buah kaya vitamin C tetap baik. Beberapa buah yang berlimpah
vitamin C, diantaranya jambu biji, pepaya, jeruk, sirsak, stroberi, belimbing, kedondong,
nanas, rambutaan. Sebaiknya buah dikonsumsi ketika perut kosong, ditunggu 20-30 menit
baru menyantap makanan utama. Makan buah dikunyah perlahan dan lebih lama, serta
sedikit-sedikit, agar buah mendapatkan enzim mulut dengan baik. Sebaiknya tidak makan
buah berlebihan. Jika dibuat jus, sebaiknya dicampur air masak berbanding sama.
obat untuk pengendali kadar gula darah. Karena, sekarang ini ditemukan obat alami dengan
fungsi yang sama yaitu teh herba.
Teh herba yang dikemas dalam teh celup itu merupakan hasil dari Pusat Studi Obat Bahan
Alam (PS - OBA) Departemen Farmasi, Universitas Indonesia, Agustus 2005 lalu. Teh celup
yang diramu khusus ini berupa campuran daun teh Camellia sinensis, mengkudu Morinda
citrifolia, pare Momordica charantia dan Gymnema sylvester (sejenis tanaman merambat
berkayu yang banyak tumbuh di hutan-hutan tropis, terutama di India bagian Selatan, lazim
dimanfaatkan sebagai jamu pengontrol kadar gula darah).
Penelitian dilakukan untuk membandingkan efektivitas teh celup tersebut dengan
gilbenklamid, yaitu obat standar yang umum diresepkan dokter untuk mengendalikan
diabetes. Penyebab diabetes adalah terganggunya kelenjar beta-pankreas, yang bertugas
memproduksi hormon insulin. Akibatnya, produksi insulin menjadi terbatas. Karena jumlah
insulin yang tersedia terbatas, tidak banyak gula dalam darah yang berasal dari makanan
yang bisa diubah menjadi energi dan glikogen (simpanan gula darah). Akibatnya gula yang
beredar dalam darah menjadi berlebihan, sehingga kadarnya melonjak.
Daun teh mengandung xantin dan polifenol, yang berperan mengatur kadar insulin dalam
darah. Kandungan mangan-nya membantu pemecahan gula darah menjadi sumber energi siap
pakai. Mengkudu membantu mereparasi kerusakan sel beta-pankreas, yang menjadi
penyebab naiknya kadar gula darah. Kandungan proxeronin-nya membantu memperbaiki
reseptor insulin. Pare mengandung kharantin dan polipeptida-P insulin, yang bekerja
menyerupai insulin dan berkhasiat merangsang sel beta-pankreas dalam memproduksi insulin.
Herba Gymnema sylvestre mengandung asam gimnemat, yang mampu merangsang sel betapankreas
agar lebih aktif memproduksi insulin.
Dari hasil uji pre-klinis diketahui minum obat gilbenklamid menurunkan kadar gula darah
23,20 persen. Jika minum teh seduh tersebut, penurunan kadar gula darah bisa lebih efektif.
Minum seduhan teh celup 1 kantong sehari, kadar gula dapat menyusut masing-masing 1
kantong menurunkan kadar gula darah paling baik, yakni 36,25 persen.
"Hal ini membuktikan bahwa obat herbal berupa teh, mengkudu, pare dan Gymnema sylvestre
memiliki kemampuan sinergis lebih efektif dalam mengendalikann kadar gula darah
dibandingkan dengan obat kimia glibenklamid dalam waktu lama," kata Prof. DR. Sumali
Wiryowidagdo, Apt., Ketua Pusat Studi Obat Bahan Alam, Departemen Farmasi UI.
Untuk memaskimal pengendalain kadar gula darah, para diabesi dianjurkan pantang makanan
tertentu. Namun penting pula bagi mereka untuk memperhatikan asupan makanan dengan
kandungan nutrisi yang dapat mengaktifkan kerja pankreas, pusat pengendali produksi insulin
yang mengatur kadar gula darah. Pengidap diabetes cenderung makin meningkat jumlahnya
dan makin muda usia. Saat ini diabetes diperkirakan merupakan penyebab kematian paling
tinggi di negara maju seperti AS diantara penyakit-penyakit non-infeksi.
Kelenjar pankreas merupakan pusat kendali kadar gula darah. Stabilitas kadar gula darah
menjadi tugas bersama dari hormon insulin dan glukagon, yang dihasilkan oleh pankreas. Jika
kadar gula darah berlebihan, pankreas akan menggenjot produksi insulin guna "menguras"
kelebihan gula darah. Sebaliknya jika kadar gula darah merosot, pankreas akan mengedarkan
hormon glukagon ke aliran darah, untuk diubah menjadi gula.
Ada dua jenis diabetes, yakni tipe 1 dan 2. Diabetes tipe 1 muncul ketika anak-anak, akibat
gangguan sistem kekebalan tubuh terhadap sel beta-pankreas yang bertugas memproduksi
insulin atau terhadap penerima (reseptor) insulin dalam sel. Diabetes tipe 2 merupakan tipe
diabetes umum, yang muncul setelah dewasa. Bisa berkembang karena faktor keturunan
dan/atau pola makan berlebihan gula dan pati rendah serat, sehingga mengacaukan
mekanisme produksi insulin.
Minum obat membantu kerja insulin "menguras" gula darah berlebihan. Namun begitu
pengidap tidak pula dengan pantang makanan pemicu gula darah, Meskipun sangat
membantu mengendalikan kadar gula darah, dua upaya tersebut belum menyelesaikan
masalah pada akarnya, yakni kekacaunan kerja pankreas. Salah satu yang dapat membantu
mengaktifkan kerja pankreas memproduksi insulin adalah dengan asupan nutrisi tertentu
penggiat kerja pankreas.
Mineral elektrolit ini sangat baik bagi pengidap diabetes. Kalium meningkatkan kepekaan
insulin, sehingga proses pengurasan gula dalam darah berlangsung efektif. Kalium juga
menyusutkan risiko hipertensi dan serangan jantung pada pengidap diabetes. Bagi pengidap
diabetes tergantung insulin, asupan kalium menjadi jauh lebih penting karena asupan insulin
memboroskan banyak kalium. Dalam sehari tubuh kita membutuhkan 3.500 mg asupan
kalium, agar kerja seluurh organ berjalan baik. Namun umumnya kita hanya mengkonsumsi
2.500 mg. Cara termudah untuk mencukuponya adalah minum suplemen. Hanya saja, dosis
yang dianggap aman oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) sangat rendah, yakni
100 mg per sekali minum, Lebih dari itu beresiko menimbulkan gangguan lambung dan justru
mempermudah terjadinya borok.
Yang paling aman adalah mendapatkan asupan kalium dari makanan. Sebuah pisang ukuran
sedang, belimbung besar, atau mentimun besar mengandung 500 mg kalium. Seporsi blewah,
melon hijau maupun jingga, wortel, bayam, susu skim (tanpa lemak) dan yogurth tawar (plain
yogurt) menyimpan 350 mg kalium. Segelas jus jeruk segar sangat berlimpah kalium, tapi
kurang disarankan diminum rutin bagi pengidap diabetes, karena kandungan gula buahnya
lumayan tinggi.
Magnesium berperan penting dalam produksi dan fungsi insulin. Defisiensi magnesium sudah
sangat lumrah terjadi diantara para pengidap diabetes dan komplikasinya, seperti penyakit
jantung, kerusakan fungsi mata, tekanan darah tinggi. Jika terapi magenesium disertakan
dalam pengoabtan diabetes, komplikasi diabetes dapat dihindari atau diminimalkan. Menurut
Dr. Larry Resnick dari Cornell University, AS, cukup asupan magnesium dapat menggenjot
respon insulin, meningkatkan toleransi gula darah, dan mencegah pelengketan dinding sel-sel
darah merah. Lebih lanjut peneliti yang sudah lebih dari 20 tahun meneliti magnesium ini
menyebutkan asupan magnesium penting pula dalam terapi penyakit pembuluh darah akibat
diabetes.
Untuk itu, masukkan makanan sumber magnesium dalam susunan menu sehari-hari.
Contohnya kacang-kacangan dan biji-bijian (kenari, almond, kacang mete, kacang tanah,
pecan. brazil nut, wijen), buah kering (aprikot, kurma, kismis/sultana), alpukat, daging
sapi/ayam, wortel mentah, tomat segar, jeruk, ikan terutama salmon dan tuna, kedelai dan
hasil olahannya (tempe, susu kedelai, tahu), sayuran daun hijau (bayam, kangkung, sawi,
brokoli, daun singkong, dan lain-lain)/
Dalam bukunya Diabetes and Omega-3, Donald Rudin, M.D. dan Clara Felix memaparkan hasil
penelitian yang pernah diadakan di Australia pada 1993. Asam lemak esensial, khususnya
asam lemak omega-3, yang juga disebut DHA, mempengaruhi sel-sel tubuh dalam merespon
insulin. DHA (docosahexanoic acid, asam dokosaheksanoat) di dalam tubuh dibentuk dari ALA
(alinolenic acid, asam alinolenat) yang berasal dari makanan. Sayangnya kadar gula darah
berlebihan menghalangi proses pengubahan ALA menjadi DHA. Untuk itu, pengidap diabetes
diharapkan mengkonsumsi DHA siap serap yang banyak terdapat dalam ikan-ikan laut dengan
kadar lemak tinggi, seperti ikan salmon, gindara, sardin, terubuk, sidat, tengiri, kembung,
layang, bawal, tuna. SUmber lainnya adalah alpukat dan minyak zaitun, terutama eztra virgin
olive oil. Karena DHA sangat mudah rusak, ikan sebaiknya dimasak tidak terlalu lama. Minyak
zaitun lebih baik jika dikonsumsi mentah, misalnya untuk saus salad atau diminum 1 sendok
per hari.
Menyantap sayuran mentah sangat bermanfaat bagi pengidap diabetes, karena sayuran kita
umumnya berlimpah vitamin C. SebAGAI pengecualian, daun singkong tidak disarankan
dikonsumsi sayuran mentah, karena mengandung zat racun sianida. Bagi pengidap diabetes,
konsumsi sayuran mentah lebih besar manfaatnya daripada buah-buahan. Sebab vitamin C
dalam buah terdapat bersama gula, sedangkan dalam sauran mentah, tidak. Jika
memungkinkan, sayuran mentah disantap sebagai lalap atau alad. Jika tidak, bisa diminum
sarinya (dijus menggunakan juicer).
Walaupun demikian, konsumsi buah kaya vitamin C tetap baik. Beberapa buah yang berlimpah
vitamin C, diantaranya jambu biji, pepaya, jeruk, sirsak, stroberi, belimbing, kedondong,
nanas, rambutaan. Sebaiknya buah dikonsumsi ketika perut kosong, ditunggu 20-30 menit
baru menyantap makanan utama. Makan buah dikunyah perlahan dan lebih lama, serta
sedikit-sedikit, agar buah mendapatkan enzim mulut dengan baik. Sebaiknya tidak makan
buah berlebihan. Jika dibuat jus, sebaiknya dicampur air masak berbanding sama.
Kamis, 26 April 2012
Diet Melawan Kanker Prostat
Kanker prostat bagi pria sama menakutkannya dengan kanker payudara bagi
wanita. Walaupun kanker prostat seringkali tidak berakibat fatal, namun dapat merusak
kualitas hidup bagi si penderita.
Terapi prostat sering menimbulkan masalah disfungsi seksual (impotensi) dan inkontinensi
urin (ngompol). Kedua efek samping itu jelas merupakan pukulan berat bagi pria. Diagnosis
kanker prostat tidak ubahnya seperti datangnya hari kiamat. Padahal, langkah pencegahan
untuk penyakit ini sebetulnya tidak terlalu sulit. Pola makan yang baik atau diet dapat
mengurangi risiko terkena kanker prostat hingga 50 persen. Demikian diungkapkan John
Hibbs dokter ahli naturopati dari Universitas Bastyr Seattle Washington Amerika Serikat.
Mencegah memang selalu lebih baik daripada mengobati. Langkah pencegahan itu akan
asngat menguntungkan bila dijalankan oleh mereka yang beresiko tinggi terkena kanker
prostat. Siapa kelompok berisiko tinggi ini? Yakni pria usia 50 tahun ke atas, yang memiliki
riwayat kanker prostat dalam keluarga (ayah atau saudara pernah terkena kanker prostat),
ras Afro-Amerika (hal ini masih perlu penelitian rinci, tetapi ras ini diduga lebih berisiko tinggi
dibanding kulit putih).
Cara pencegahan yang ditawarkan John Hibbs, yakni diet, jelas sangat alami dan mudah
dilakukan. Para pria hanya perlu mendisiplinkan diri untuk menjalaninya. Langkah itu antara
lain memangkas konsumsi lemak, lebih banyak mengasup buah dan sayuran, dan sebagainya,
seperti terurai di bawah ini. Omega 3, nutrisi yang sangat bersahabat dengan jantung ini
rupanya dapat membantu mencegah kanker prostat. Penelitian laboratorium menunjukkan
kekuatan omega 3 dalam menghentikan perkembangan sel-sel tumor prostat. Para peneliti
Universitas Harvard menguji 48.000 pria AS selama 12 tahun, pria yang mengonsumsi ikan
lebih dari 3 kali per minggu, 44 persen lebih sedikit terkena kanker prostat ketimbang mereka
yang mengonsumsi ikan kurang dari dua kali sebulan.
Asam lemak omega 3 ditemukan dalam ikan air dingin seperti salmon, makarel, trout dan
remis. Anda juga dapat mengonsumsi suplemen minyak ikan. Jika Anda ingin terhindar dari
kanker prostat, jauhi makanan berlemak seperti daging dan susu. Banyak studi
mengemukakan, makanan tinggi lemak jenuh meningkatkan risiko terkena kanker prostat
hingga dua atau tiga kali lipat. Pria Jepang yang masih menganut pola makan tradisional yakni
banyak makan ikan ketimbang junk food, memiliki risiko yang jauh lebih kecil untuk terkena
kanker prostat daripada pria AS.
Mengapa daging dan susu dianggap berbahaya? Menurut Hibbs, lemak jenuh yang terdapat di
dalam keduanya dapat memacu peradangan, yang selanjutnya mendukung pertumbuhan
tumor. Ketika Anda menumpuk lemak hewani dalam tubuh, sama artinya dengan memotong
kadar antioksidan si pencegah kanker. Coba ganti daging merah dengan ikan atau daging
unggas tanpa kulit. Lupakan susu penuh lemak, dan tukar dengan susu rendah atau tanpa
lemak. Begitu saran Hibbs.
Wanita sering disarankan mengonsumsi kedelai guna menguatkan tulang dan manfaat sehat
lainnya. Berdasarkan penelitian terbaru, pria juga dianjurkan untuk lebih banyak
mengonsumsi kedelai. Para peneliti telah mengamati kesehatan 12.000 orang selama sekitar
20 tahun. Pria yang minum susu kedelai lebih dari satu kali per hari, 70 persen lebih tidak
berisiko untuk terkena kanker prostat ketimbang pria yang tidak meminumnya. Karena itu,
sebaiknya para pria mulai rajin minum susu kedelai. Bisa juga mengganti susu untuk
campuran sereal atau kopi, dengan susu kedelai.
Pada tahun 2000, peneliti dari Universitas Hawaii memeriksa menu diet dari 3.237 pria.
Setengahnya mengidap prostat dan setengahnya tidak. Survei membuktikan para pria yang
bebas kanker ternyata mengasup lebih banyak sayuran dan kacang polong. Baru-baru ini
penelitian di Kanada menunjukkan hasil yang sama. Jadi, bila Anda ingin bebas dari kanker
prostat, makanlah sayuran setidaknya lima porsi sehari. Sayuran yang mengandung paling
banyak zat pencegah prostat adalah tomat. Tomat mengandung likopen, salah satu keluarga
karotenoid yang bersifat antioksidan.
Para ilmuwan dari Universitas Yale telah menganalisis contoh darah dari 473 pria yang
mengidap kanker prostat maupun tidak. Mereka menemukan, pria yang bebas kanker prostat
memiliki lebih banyak likopen dalam darahnya, dibanding mereka yang sakit. Likopen terbaik
terdapat dalam tomat yang dimasak. Memasak tomat tak hanya memaksimalkan fungsi
likopen, tetapi juga menambah rasa tomat itu sendiri. Kini likopen dapat diperoleh dalam
bentuk suplemen, tetapi yang terbaik tentu dari bahan segar alami.
"Tomat berisi lebih banyak lagi karotenoid, selain likopen. Dan semua itu penting. Konsumsi
setidaknya 3 buah tomat seminggu untuk mencegah kanker prostat, " kata Dr. William Dahut
dari Institut Kanker Nasional AS.
Selenium menjadi primadona pencegah kanker pada tahun 1996, ketika sebuah studi
menunjukkan hasil yang tak terduga. Para peneliti dari Universitas Arizona memberikan
suplemen selenium kepada pasien kanker kulit tiap hari, dengan harapan dapat mencegah
kekambuhan. Tindakan ini ternyata tidak memberi banyak manfaat. Namun, setelah enam
tahun hasil menunjukkan bahwa pemberian selenium itu justru dapat meredam pertumbuhan
kanker prostat. Hasil ini dikuatkan oleh beberapa studi lain. Selenium banyak ditemukan alam
makanan nabati, misalnya bawang putih. Untuk memenuhi kebutuhan, Anda bisa juga
mengonsumsi suplemen selenium 200 mkg per hari.
Peneliti Finlandia menemukan, vitamin E dapat menekan risiko kanker prostat sampai 32
persen. Masalahnya, sulit mendapat asupan vitamin E yang cukup dari makanan sehari-hari.
Minyak nabati kaya akan vitamin, tetapi proses pengolahan bisa mengubah kadarnya. kacang
tanah, buncis, dan sayuran hijau juga mengandung vitamin ini. Supaya kebutuhan tubuh
tercukupi, Anda bisa memperoleh vitamin E dari suplemen dengan dosis 400 IU per
hari.
wanita. Walaupun kanker prostat seringkali tidak berakibat fatal, namun dapat merusak
kualitas hidup bagi si penderita.
Terapi prostat sering menimbulkan masalah disfungsi seksual (impotensi) dan inkontinensi
urin (ngompol). Kedua efek samping itu jelas merupakan pukulan berat bagi pria. Diagnosis
kanker prostat tidak ubahnya seperti datangnya hari kiamat. Padahal, langkah pencegahan
untuk penyakit ini sebetulnya tidak terlalu sulit. Pola makan yang baik atau diet dapat
mengurangi risiko terkena kanker prostat hingga 50 persen. Demikian diungkapkan John
Hibbs dokter ahli naturopati dari Universitas Bastyr Seattle Washington Amerika Serikat.
Mencegah memang selalu lebih baik daripada mengobati. Langkah pencegahan itu akan
asngat menguntungkan bila dijalankan oleh mereka yang beresiko tinggi terkena kanker
prostat. Siapa kelompok berisiko tinggi ini? Yakni pria usia 50 tahun ke atas, yang memiliki
riwayat kanker prostat dalam keluarga (ayah atau saudara pernah terkena kanker prostat),
ras Afro-Amerika (hal ini masih perlu penelitian rinci, tetapi ras ini diduga lebih berisiko tinggi
dibanding kulit putih).
Cara pencegahan yang ditawarkan John Hibbs, yakni diet, jelas sangat alami dan mudah
dilakukan. Para pria hanya perlu mendisiplinkan diri untuk menjalaninya. Langkah itu antara
lain memangkas konsumsi lemak, lebih banyak mengasup buah dan sayuran, dan sebagainya,
seperti terurai di bawah ini. Omega 3, nutrisi yang sangat bersahabat dengan jantung ini
rupanya dapat membantu mencegah kanker prostat. Penelitian laboratorium menunjukkan
kekuatan omega 3 dalam menghentikan perkembangan sel-sel tumor prostat. Para peneliti
Universitas Harvard menguji 48.000 pria AS selama 12 tahun, pria yang mengonsumsi ikan
lebih dari 3 kali per minggu, 44 persen lebih sedikit terkena kanker prostat ketimbang mereka
yang mengonsumsi ikan kurang dari dua kali sebulan.
Asam lemak omega 3 ditemukan dalam ikan air dingin seperti salmon, makarel, trout dan
remis. Anda juga dapat mengonsumsi suplemen minyak ikan. Jika Anda ingin terhindar dari
kanker prostat, jauhi makanan berlemak seperti daging dan susu. Banyak studi
mengemukakan, makanan tinggi lemak jenuh meningkatkan risiko terkena kanker prostat
hingga dua atau tiga kali lipat. Pria Jepang yang masih menganut pola makan tradisional yakni
banyak makan ikan ketimbang junk food, memiliki risiko yang jauh lebih kecil untuk terkena
kanker prostat daripada pria AS.
Mengapa daging dan susu dianggap berbahaya? Menurut Hibbs, lemak jenuh yang terdapat di
dalam keduanya dapat memacu peradangan, yang selanjutnya mendukung pertumbuhan
tumor. Ketika Anda menumpuk lemak hewani dalam tubuh, sama artinya dengan memotong
kadar antioksidan si pencegah kanker. Coba ganti daging merah dengan ikan atau daging
unggas tanpa kulit. Lupakan susu penuh lemak, dan tukar dengan susu rendah atau tanpa
lemak. Begitu saran Hibbs.
Wanita sering disarankan mengonsumsi kedelai guna menguatkan tulang dan manfaat sehat
lainnya. Berdasarkan penelitian terbaru, pria juga dianjurkan untuk lebih banyak
mengonsumsi kedelai. Para peneliti telah mengamati kesehatan 12.000 orang selama sekitar
20 tahun. Pria yang minum susu kedelai lebih dari satu kali per hari, 70 persen lebih tidak
berisiko untuk terkena kanker prostat ketimbang pria yang tidak meminumnya. Karena itu,
sebaiknya para pria mulai rajin minum susu kedelai. Bisa juga mengganti susu untuk
campuran sereal atau kopi, dengan susu kedelai.
Pada tahun 2000, peneliti dari Universitas Hawaii memeriksa menu diet dari 3.237 pria.
Setengahnya mengidap prostat dan setengahnya tidak. Survei membuktikan para pria yang
bebas kanker ternyata mengasup lebih banyak sayuran dan kacang polong. Baru-baru ini
penelitian di Kanada menunjukkan hasil yang sama. Jadi, bila Anda ingin bebas dari kanker
prostat, makanlah sayuran setidaknya lima porsi sehari. Sayuran yang mengandung paling
banyak zat pencegah prostat adalah tomat. Tomat mengandung likopen, salah satu keluarga
karotenoid yang bersifat antioksidan.
Para ilmuwan dari Universitas Yale telah menganalisis contoh darah dari 473 pria yang
mengidap kanker prostat maupun tidak. Mereka menemukan, pria yang bebas kanker prostat
memiliki lebih banyak likopen dalam darahnya, dibanding mereka yang sakit. Likopen terbaik
terdapat dalam tomat yang dimasak. Memasak tomat tak hanya memaksimalkan fungsi
likopen, tetapi juga menambah rasa tomat itu sendiri. Kini likopen dapat diperoleh dalam
bentuk suplemen, tetapi yang terbaik tentu dari bahan segar alami.
"Tomat berisi lebih banyak lagi karotenoid, selain likopen. Dan semua itu penting. Konsumsi
setidaknya 3 buah tomat seminggu untuk mencegah kanker prostat, " kata Dr. William Dahut
dari Institut Kanker Nasional AS.
Selenium menjadi primadona pencegah kanker pada tahun 1996, ketika sebuah studi
menunjukkan hasil yang tak terduga. Para peneliti dari Universitas Arizona memberikan
suplemen selenium kepada pasien kanker kulit tiap hari, dengan harapan dapat mencegah
kekambuhan. Tindakan ini ternyata tidak memberi banyak manfaat. Namun, setelah enam
tahun hasil menunjukkan bahwa pemberian selenium itu justru dapat meredam pertumbuhan
kanker prostat. Hasil ini dikuatkan oleh beberapa studi lain. Selenium banyak ditemukan alam
makanan nabati, misalnya bawang putih. Untuk memenuhi kebutuhan, Anda bisa juga
mengonsumsi suplemen selenium 200 mkg per hari.
Peneliti Finlandia menemukan, vitamin E dapat menekan risiko kanker prostat sampai 32
persen. Masalahnya, sulit mendapat asupan vitamin E yang cukup dari makanan sehari-hari.
Minyak nabati kaya akan vitamin, tetapi proses pengolahan bisa mengubah kadarnya. kacang
tanah, buncis, dan sayuran hijau juga mengandung vitamin ini. Supaya kebutuhan tubuh
tercukupi, Anda bisa memperoleh vitamin E dari suplemen dengan dosis 400 IU per
hari.
Rabu, 25 April 2012
Langkah Agar Anda Awet Muda
Siapa yang tidak ingin terlihat awet muda, semua orang yang sudah berumur
atau sudah ada kerutan di wajahnya pasti ingin terlihat awet muda. Ada beberapa langkah
yang anda bisa ikuti untuk bisa awet muda. Sejak zaman dahulu, rahasia untuk awet muda
dan tetap sehat selalu dicari orang, baik pria maupun wanita. Berbagai penelitian dilakukan
para pakar untuk menemukan teknik yang dinilai paling efektif. Namun apapun teknik yang
ditawarkan, untuk mendapatkan hasil terbaik tetap dibutuhkan usaha yang konsisten dalam
memperbaiki pola hidup dan pola makan.
Memang hal itu tidak mudah, membutuhkan usaha keras dan ketekunan. Namun demikian,
bukan tidak mungkin dilakukan. Berikut ini ada beberapa langkah praktis untuk membentuk
penampilan awet muda. Tentu saja anda tidak harus melakukannya sekaligus, tetapi bisa
bertahap. Mulailah dari yang paling mudah.
Menurut Gary Null,Ph.D. dalam bukunya The Ultimate Anti Aging Program, detoks adalah
langkah pertama yang perlu dilakukan sebelum memulai program menuju sehat dan awet
muda. Karena salah satu penyebab utama terjadinya penuaan dan penyakit adalah
penumpukan toksin di lingkungan sekitar dan di dalam tubuh kita. Sebenarnya tubuh kita
secara alami telah melakukan detoksifikasi (pengeluaran racun tubuh) secara teratur, seperti
ketika buang air kecil dan buang air besar.
Tapi sayangnya, setiap saat kita selalu terpapar polusi dan bahan-bahan kimia yang masuk
lewat udara, makanan dan lingkungan. Ibadah puasa jika dijalankan dengan benar,
sebenarnya juga merupakan proses detoksifikasi. Bahkan pembersihan yang terjadi tidak
hanya bersifat lahir tapi juga batin. Tentunya tak perlu langsung melakukan detoks selama 2
minggu. Untuk permulaan, anda bisa mencobanya selama 2-3 hari dulu, pada akhir pekan.
Tidur yang nyenyak itu menyehatkan, di samping menyegarkan tubuh dan jiwa. Orang yang
kurang tidur cenderung melemah daya tahan tubuhnya dan mudah terkena penyakit.
Gangguan tidur bisa mengganggu konsentrasi, daya ingat, dan kreativitas. Sementara
kelelahan ang timbul akibat tidak cukup tidur bisa menimbulkan iritasi dan ketidakseimbangan
emosi, Juga berhubungan dengan banyaknya kasus kecelakaan. Tidur yang nyenyak sangat
penting untuk penampilan yang awet muda.
Sebab selama tidur, tubuh akan mengeluarkan hormon pertumbuhan yang berfungsu
memperbaiki dan memperbaharui jaringan serta sel-sel tubuh, termasuk kulit. Dengan begitu
terjadi peremajaan pada sel-sel tubuh, kulit dan jaringan. Umumnya orang tidur selama 8 jam
sehari, tapi ada juga orang yang merasa cukup tidur 6 atau 7 jam sehari. Hal itu tidak
menjadi masalah. Namun bila Anda mengalami sulit tidur, jangan buru-buru mencari obat
tidur. Cobalah atasi dulu dengan melakukan autohypnosis atau latihan relaksasi sebelum tidur.
Kebiasaan memilih makanan yang baik seitap hari tidak hanya membuat kita sehat dan
langsing, tapi juga nampak lebih muda. Agar lebih mudah membiasakan diri memilih makanan
yang segat, gary Null menyarankan untuk membuat catatan harian dan menuliskan makanan
yang kita makan setiap hari. Secara praktis, panduan makanan yang disarankannya untuk
muda yaitu:
1. Mengurangi mengkonsumsi daging merah dan meningkatkan konsumsi ikan.
2. Jika perlu tambahan protein, lebih baik mengkonsumsi kacang-kacangan.
3. Mengkonsumsi makanan berserat yang kandungan seratnya mencapai 4-50 gram sehari.
4. Setiap hari sebaiknya menkonsumsi 1-3 porsi sayuran dari keluarga kol seperti brokoli,
brussel sprout,kol atau
kembang kol.
5. Minum 2-4 gelas jus sayuran hijau setiap hari. Ada baiknya jus tersebut ditambah dengan
sedikit jahe dan
ekstrak lidah buaya.
6. Minum air putih dan jus buah setidaknya 2-3 litar setiap hari.
7. Mengkonsumsi seminimal mungkin minuman berkafein seperti kopi dan teh, minuman
mengandung soda,gula
putih dan makanan olahan pabrik yang terbuat dari terigu.
8. Menggunakan lemak sehat seperti minyak zaitun.
9. Mengkonsumsi berbagai suplemen dan herba anti penuaan seperti vitamin B kompleks,
asam folat, vitamin E,
vitamin C, bawang putih, evening primrose oil, ginko biloba, dan lain-lain.
Pada dasarnya anda harus mengkonsumsi semua jenis nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Jika
ingin mengetahui apakah tubuh anda kekurangan salah satu atau beberapa unsur nutrisi anda
bisa melakukan tes laboratorium.
Jika anda belum terbiasa berolahraga, mulailah dari sekarang. Menurut Miriam E, Nelson
PH.D, penulis buku Strong Women Stay Young yang memang meneliti pengaruh olahraga dan
gizi pada tulang wanita di Tufts University School of Nutrition, Amerika. wanita umumnya
mulai menyusut kepadatan tulang dan ototnya sekitar 40 tahun. Sebagian penyebabnya
adalah karena kurang berolahraga. Tulang dan otot yang tidak dilatih memang mudah
mengalami penyusutan.
Begitu tulang dan ototnya menua, wanita biasanya semakin kurang aktif dibanding
sebelumnya. Padahal dengan latihan yang tepat dan teratur, proses yang akan terjadi justru
sebaliknya, kepadatan tulang dan otot sedikit demi sedikit justru bertambah. Sehingga tubuh
bisa nampak 15 hingga 20 tahun lebih muda. Secara emosi, biasanya orangnya juga menjadi
lebih bahagia, energik dan percaya diri. Manfaat lainnya adalah meningkatkan keseimbangan
dan fleksibilitas tubuh, mencegah osteoporosis serta melangsingkan dan mengencangkan
tubuh.
Mengenai jenis olahraga yang disarankan, menurutnya tidak cukup olahraga aerobik seperti
berjalan dan berlari santai, bersepeda, atau berenang saja, tapi perlu juga melakukan senam
dengan menggunakan beban.
Relaksasi:
Belajarlah untuk rileks, karena berdasarkan penelitian yang dilakukan di Inggris, kecemasan
bisa membuat wajah nampak menua dalam hitungan bulan. Tapi dengan belajar rileks dan
mengelola stres dengan baik, wajah bisa nampak kembali muda. Stres juga membuat wajah
nampak tegang. Karena itu, mengelola stres dengan baik akan membuat raut wajah anda
nampak lebih tenang dan damai. Dengan sendirinya anda akan tampak lebih muda dan lebih
menarik. Karena itu pelajari teknik-teknik yang bisa membuat anda rileks seperti taichi,
meditasi, yoga, atau cobalah tekuni kegiatan-kegiatan yang memang merupakan hobi anda
seperti berkebun, melukis, bermain musik, atau lainnya.
Menjaga pikiran positif:
Pikiran dan afirmasi yang positif akan meningkatkan energi dan membawa hal-hal yang positif
dalam kehidupan. Sedangkan pikiran-pikiran dan afirmasi negatif cenderung melelahkan dan
berpotensi menimbulkan kegagalan. Selain itu juga membuat anda lebih cepat tua dan tidak
menarik. Karena itu, anda juga perlu sering melakukan detoks secara mental. berlatihlah
membersihkan diri dari pikiran-pikiran atau emosi-emosi yang negatif dengan meditasi atau
teknik-teknik yang cocok bagi anda.
Melakukan check up kesehatan:
Ibarat mobil, tubuh manusia juga memerlukan perhatian dan perawatan yang baik agar setiap
orang bisa terus bekerja dengan baik. Biarpun saat ini anda merasa sehat, pemeriksaan
kesehatan yang dilakukan secara teratur tetap dilakukan. Dengan begitu, jika suatu saat
timbul penyakit, walaupun masih dalam tahap gejala awal, bisa langsung terdeteksi sehingga
penanganannya juga lebih cepat dan mudah. Selain itu, misalnya ada kelemahan-kelemahan
yang tersembunyi di dalam salah satu organ tubuh, juga akan lebih akan lebih cepat
diketahui. Jadi dengan cara itu, anda pun bisa memprediksi kemungkinan penyakit yang akan
timbul.
atau sudah ada kerutan di wajahnya pasti ingin terlihat awet muda. Ada beberapa langkah
yang anda bisa ikuti untuk bisa awet muda. Sejak zaman dahulu, rahasia untuk awet muda
dan tetap sehat selalu dicari orang, baik pria maupun wanita. Berbagai penelitian dilakukan
para pakar untuk menemukan teknik yang dinilai paling efektif. Namun apapun teknik yang
ditawarkan, untuk mendapatkan hasil terbaik tetap dibutuhkan usaha yang konsisten dalam
memperbaiki pola hidup dan pola makan.
Memang hal itu tidak mudah, membutuhkan usaha keras dan ketekunan. Namun demikian,
bukan tidak mungkin dilakukan. Berikut ini ada beberapa langkah praktis untuk membentuk
penampilan awet muda. Tentu saja anda tidak harus melakukannya sekaligus, tetapi bisa
bertahap. Mulailah dari yang paling mudah.
Menurut Gary Null,Ph.D. dalam bukunya The Ultimate Anti Aging Program, detoks adalah
langkah pertama yang perlu dilakukan sebelum memulai program menuju sehat dan awet
muda. Karena salah satu penyebab utama terjadinya penuaan dan penyakit adalah
penumpukan toksin di lingkungan sekitar dan di dalam tubuh kita. Sebenarnya tubuh kita
secara alami telah melakukan detoksifikasi (pengeluaran racun tubuh) secara teratur, seperti
ketika buang air kecil dan buang air besar.
Tapi sayangnya, setiap saat kita selalu terpapar polusi dan bahan-bahan kimia yang masuk
lewat udara, makanan dan lingkungan. Ibadah puasa jika dijalankan dengan benar,
sebenarnya juga merupakan proses detoksifikasi. Bahkan pembersihan yang terjadi tidak
hanya bersifat lahir tapi juga batin. Tentunya tak perlu langsung melakukan detoks selama 2
minggu. Untuk permulaan, anda bisa mencobanya selama 2-3 hari dulu, pada akhir pekan.
Tidur yang nyenyak itu menyehatkan, di samping menyegarkan tubuh dan jiwa. Orang yang
kurang tidur cenderung melemah daya tahan tubuhnya dan mudah terkena penyakit.
Gangguan tidur bisa mengganggu konsentrasi, daya ingat, dan kreativitas. Sementara
kelelahan ang timbul akibat tidak cukup tidur bisa menimbulkan iritasi dan ketidakseimbangan
emosi, Juga berhubungan dengan banyaknya kasus kecelakaan. Tidur yang nyenyak sangat
penting untuk penampilan yang awet muda.
Sebab selama tidur, tubuh akan mengeluarkan hormon pertumbuhan yang berfungsu
memperbaiki dan memperbaharui jaringan serta sel-sel tubuh, termasuk kulit. Dengan begitu
terjadi peremajaan pada sel-sel tubuh, kulit dan jaringan. Umumnya orang tidur selama 8 jam
sehari, tapi ada juga orang yang merasa cukup tidur 6 atau 7 jam sehari. Hal itu tidak
menjadi masalah. Namun bila Anda mengalami sulit tidur, jangan buru-buru mencari obat
tidur. Cobalah atasi dulu dengan melakukan autohypnosis atau latihan relaksasi sebelum tidur.
Kebiasaan memilih makanan yang baik seitap hari tidak hanya membuat kita sehat dan
langsing, tapi juga nampak lebih muda. Agar lebih mudah membiasakan diri memilih makanan
yang segat, gary Null menyarankan untuk membuat catatan harian dan menuliskan makanan
yang kita makan setiap hari. Secara praktis, panduan makanan yang disarankannya untuk
muda yaitu:
1. Mengurangi mengkonsumsi daging merah dan meningkatkan konsumsi ikan.
2. Jika perlu tambahan protein, lebih baik mengkonsumsi kacang-kacangan.
3. Mengkonsumsi makanan berserat yang kandungan seratnya mencapai 4-50 gram sehari.
4. Setiap hari sebaiknya menkonsumsi 1-3 porsi sayuran dari keluarga kol seperti brokoli,
brussel sprout,kol atau
kembang kol.
5. Minum 2-4 gelas jus sayuran hijau setiap hari. Ada baiknya jus tersebut ditambah dengan
sedikit jahe dan
ekstrak lidah buaya.
6. Minum air putih dan jus buah setidaknya 2-3 litar setiap hari.
7. Mengkonsumsi seminimal mungkin minuman berkafein seperti kopi dan teh, minuman
mengandung soda,gula
putih dan makanan olahan pabrik yang terbuat dari terigu.
8. Menggunakan lemak sehat seperti minyak zaitun.
9. Mengkonsumsi berbagai suplemen dan herba anti penuaan seperti vitamin B kompleks,
asam folat, vitamin E,
vitamin C, bawang putih, evening primrose oil, ginko biloba, dan lain-lain.
Pada dasarnya anda harus mengkonsumsi semua jenis nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Jika
ingin mengetahui apakah tubuh anda kekurangan salah satu atau beberapa unsur nutrisi anda
bisa melakukan tes laboratorium.
Jika anda belum terbiasa berolahraga, mulailah dari sekarang. Menurut Miriam E, Nelson
PH.D, penulis buku Strong Women Stay Young yang memang meneliti pengaruh olahraga dan
gizi pada tulang wanita di Tufts University School of Nutrition, Amerika. wanita umumnya
mulai menyusut kepadatan tulang dan ototnya sekitar 40 tahun. Sebagian penyebabnya
adalah karena kurang berolahraga. Tulang dan otot yang tidak dilatih memang mudah
mengalami penyusutan.
Begitu tulang dan ototnya menua, wanita biasanya semakin kurang aktif dibanding
sebelumnya. Padahal dengan latihan yang tepat dan teratur, proses yang akan terjadi justru
sebaliknya, kepadatan tulang dan otot sedikit demi sedikit justru bertambah. Sehingga tubuh
bisa nampak 15 hingga 20 tahun lebih muda. Secara emosi, biasanya orangnya juga menjadi
lebih bahagia, energik dan percaya diri. Manfaat lainnya adalah meningkatkan keseimbangan
dan fleksibilitas tubuh, mencegah osteoporosis serta melangsingkan dan mengencangkan
tubuh.
Mengenai jenis olahraga yang disarankan, menurutnya tidak cukup olahraga aerobik seperti
berjalan dan berlari santai, bersepeda, atau berenang saja, tapi perlu juga melakukan senam
dengan menggunakan beban.
Relaksasi:
Belajarlah untuk rileks, karena berdasarkan penelitian yang dilakukan di Inggris, kecemasan
bisa membuat wajah nampak menua dalam hitungan bulan. Tapi dengan belajar rileks dan
mengelola stres dengan baik, wajah bisa nampak kembali muda. Stres juga membuat wajah
nampak tegang. Karena itu, mengelola stres dengan baik akan membuat raut wajah anda
nampak lebih tenang dan damai. Dengan sendirinya anda akan tampak lebih muda dan lebih
menarik. Karena itu pelajari teknik-teknik yang bisa membuat anda rileks seperti taichi,
meditasi, yoga, atau cobalah tekuni kegiatan-kegiatan yang memang merupakan hobi anda
seperti berkebun, melukis, bermain musik, atau lainnya.
Menjaga pikiran positif:
Pikiran dan afirmasi yang positif akan meningkatkan energi dan membawa hal-hal yang positif
dalam kehidupan. Sedangkan pikiran-pikiran dan afirmasi negatif cenderung melelahkan dan
berpotensi menimbulkan kegagalan. Selain itu juga membuat anda lebih cepat tua dan tidak
menarik. Karena itu, anda juga perlu sering melakukan detoks secara mental. berlatihlah
membersihkan diri dari pikiran-pikiran atau emosi-emosi yang negatif dengan meditasi atau
teknik-teknik yang cocok bagi anda.
Melakukan check up kesehatan:
Ibarat mobil, tubuh manusia juga memerlukan perhatian dan perawatan yang baik agar setiap
orang bisa terus bekerja dengan baik. Biarpun saat ini anda merasa sehat, pemeriksaan
kesehatan yang dilakukan secara teratur tetap dilakukan. Dengan begitu, jika suatu saat
timbul penyakit, walaupun masih dalam tahap gejala awal, bisa langsung terdeteksi sehingga
penanganannya juga lebih cepat dan mudah. Selain itu, misalnya ada kelemahan-kelemahan
yang tersembunyi di dalam salah satu organ tubuh, juga akan lebih akan lebih cepat
diketahui. Jadi dengan cara itu, anda pun bisa memprediksi kemungkinan penyakit yang akan
timbul.
Selasa, 24 April 2012
Apakah Anak Boleh Gemuk?
Anak gemuk memang terlihat lucu dan menggemaskan. Namun, gemuk
ternyata tidak selalu berarti sehat, melainkan bisa juga sebagai indikasi adanya penyakit yang
harus diperiksa sejak dini.
Masalah anak gemuk, tidak hanya terdapat di negara-negara maju, di negara berkembang
seperti Indonesia, di kota maupun di sebagian desa, semakin banyak ditemukan anak yang
gemuk. Tidak selalu harus berasal dari keluarga kecukupan. Makan nasi melebihi porsi pun
bisa saja bikin badan jadi luar biasa subur.
Gemuk sudah menjadi wabah di dunia. Dulu, negara-negara di Afrika banyak yang kelaparan.
Sekarang, pusat-pusat pelangsingan tubuh sudah mulai banyak bermunculan di sana. Pola
makan berlebih dan harga buah serta sayur-mayur lebih tinggi dari harga gorengan, gula, dan
camilan, itulah yang menjadikan tubuh cenderung kelebihan kalori.
Gemuk juga untuk sebagian orang masih menyimpan lambang kemakmuran. Benar. Sebagian
besar orang tua, ibu khususnya, menginginkan anaknya berbadan gemuk. Selain lucu, anak
montok juga melambangkan keluarga yang makmur. Pesan keliru yang diwariskan sebagai
mitos inilah yang perlu dikoreksi, oleh karena anak yang tidak gemuklah yang sebetulnya
didambakan pemerintah di negara maju. Di mana-mana negara maju, lebih banyak manajer
yang tidak gemuk dibanding yang gemuk.
Kini, Amerika Serikat tengah bergulat menghadapi anak sekolah yang lebih separo
populasinya tergolong gemuk. Sebagian besar membutuhkan konsultasi dokter. Berbagai
upaya dilakukan, namun belum seluruhnya teratasi. Kita bisa memaklumi kalau anak Amerika
cenderung kelebihan berat badan, mungkin sudah sejak usia bayi mula. Namun, kalau banyak
pula anak-anak kita yang gemuk, tentu ada yang keliru dalam pola dan kebiasaan makan
mereka. Junk food adalah salah satu penyebabnya.
Anak-anak di negara maju, pilihan menunya yang cenderung membuat mereka jadi kelebihan
berat badan. Kita memahami, menu junk food kaya lemak, boros gula, dan garam, serta
sangat tinggi kalori. Lidah anak zaman sekarang sudah terkondisikan dengan cita rasa gurih,
manis, asin, dan serba berbumbu. Itu pula yang menggiring mereka tidak lagi begitu
menyukai menu meja makan ibu.
Demikian pula agaknya anak-anak kita di perkotaan. Mereka sudah terkondisikan pula oleh
menu harian yang serba junk food di luar rumah, dan kehilangan selera makannya di meja
makan ibu. Semakin dimanjakan anak oleh menu di luar rumah yang cenderung melebihi porsi
kebutuhan tubuh, semakin besar potensi untuk menjadi gemuk, dan terus bertambah gemuk.
Anak dan bayi di pedesaan, yang bukan dari keluarga kecukupan pun, sudah tercemar oleh
pilihan menu (jajanan) yang sekaliber junk food, kalau jenis jajanan pizza, burger, atau hot
dog sudah masuk desa, selain penganan yang serba manis, dan berlemak tinggi. Selain itu,
rata-rata bayi di desa juga sudah lebih dini dan belum waktunya diperkenalkan jenis makanan
padat, sehingga badannya rata-rata melebihi ukuran seusianya, mungkin lantaran
ketidaktahuan. Memberi nasi, pisang, bubur, sebelum bayi berumur 5 bulan, salah satu
penyebab kenapa banyak bayi di pedesaan menjadi gemuk.
Kegemukan sejak bayi tidak boleh terjadi, oleh karena pola dan ukuran sel-sel lemak
tubuhnya sudah telanjur terbentuk salah. Selain jumlah sel-sel lemaknya terbentuk lebih
banyak dari anak normal, ukurannya pun lebih besar. Itu maka, sebaiknya anak tidak gemuk
sejak usia bayi. Gemuk yang sudah telanjur terbentuk, sukar mengempiskannya lagi, kecuali
menerimanya saja sebagai bakat yang dibawanya sampai usia dewasa.
Diet tanpa pengawasan dokter tidak dianjurkan bagi anak yang gemuk. Dalam masa
pertumbuhan, tubuh anak tidak boleh sampai kekurangan zat gizi. Jika diet menguruskan
badan tidak tepat, yang berkurang dalam menu bukan cuma kalorinya, melainkan juga semua
zat gizi yang dibutuhkan tubuh anak untuk pertumbuhan. Bukan cuma lemak dan kalori yang
berkurang dengan diet langsing bukan dari dokter, melainkan semua zat yang terkandung
dalam menu harian akan ikut susut juga. Dan ini tidak boleh terjadi.
Obat antilemak seperti yang dikonsumsi orang dewasa yang lemak darahnya tinggi, tidak
dianjurkan diberikan kepada anak. Diharapkan, dengan mengurangi porsi menu berlemakberkolesterol,
ditambah rutin latihan jasmani, lemak darahnya bisa turun menjadi normal.
Yang dapat dilakukan mungkin dengan cara akupunktur yang bisa menekan nafsu makan,
sambil tetap mengatur kecukupan gizi agar pertumbuhan anak tetap tercukupi. Perilaku
makan merupakan kesulitan terberat dalam upaya penurunan berat badan. "Lapar mata"
adalah salah satu tantangannya.
Anak yang lapar mata terdorong untuk makan (apa saja) kendati tidak sedang lapar.Mestinya,
tubuh dilatih hanya makan kalau sedang merasa lapar saja. Makan kapan saja melihat atau
ditawarkan makanan (echo), akan mengondisikan tubuh senantiasa terdorong ingin makan
kendati tidak merasa lapar. Bayi dan anak menjadi gemuk jika porsi yang dimakan melebihi
kebutuhan tubuh. Kelebihan kalori disimpan menjadi lemak, dan gajih di bawah kulit. Sel-sel
lemak tubuhnya menjadi besar-besar, selain jumlahnya lebih banyak dari anak normal.
Susu sapi harus dituding sebagai salah satu penyebab lainnnya. Kita tahu lemak dalam susu
sapi lebih tinggi dari lemak ASI. Lemak susu sapi disiapkan untuk membangun tubuh anak
sapi, bukan tubuh anak manusia. Maka masih tetap bijak jika ibu tetap hanya memilih ASI
untuk bayi, daripada membiarkan menjadi gembrot oleh susu sapi nantinya. Jika bayi
diberikan makanan sesuai dengan umur dan tahapan perkembangan usianya, kecil
kemungkinan anak bakal gemuk. Kita tahu, ada tahapan pemberian makanan bayi yang tidak
boleh dilanggar.
Selain agar tubuh anak tidak dirugikan oleh menu yang tidak tepat, kemungkinan anak
menjadi kelebihan berat badan pun tidak perlu sampai terjadi. Buat anak di atas setahun,
tentu pilihan susunya hanya susu sapi. Jika anak sudah gemuk, pilihlah susu nonfat, yang
sudah dibuang lemak susunya. Anak hanya membutuhkan kandungan protein susunya.
Biasakan anak banyak gerak. Latihan jasmani bukan sekadar permainan, melainkan harus
dimanfaatkan juga untuk membantu membangun tulang dan otot, selain membakar kelebihan
kalori yang diperoleh dari makanan yang mungkin berlebih. Semakin kurang bergerak,
berolahraga, dan latihan jasmani, semakin besar kemungkinan menjadi gemuk, dan badan
anak pun tidak bugar. Kurikulum olahraga di sekolah kita sangat kurang memadai. Semboyan
hidup anak sekolah di negara maju, tiada hari tanpa olahraga.
Selera makan anak yang sudah telanjur gemuk umumnya jadi meningkat luar biasa. Itu
maka, anak yang sudah telanjur gemuk dengan mudah bertambah berat badannya kalau
dorongan untuk terus makannya tidak ditahan, atau terkendali. Bayi normal akan bertambah
berat 2 kali lipat pada usia 5 bulan, dan menjadi 3 kali lipat ketika berumur setahun.
Selanjutnya berat badan ideal anak sampai usia 11 tahun bisa dihitung dengan rumus 8 + (2
X umur) kg. Anak yang berumur 5 tahun, idealnya memiliki berat badan 8 + (2 X 5) kg atau
18 kg. Lebih dari itu waspada.
Namun, lebih tepat untuk usia di atas setahun dipakai formula Indeks Masa Tubuh (Body Mass
Index), yang dihitung dengan cara membagi angka berat badan dengan tinggi badan (dalam
meter). Nilai 23 - 25 tergolong ideal, dan lebih dari 25 berarti sudah kelebihan berat. Anak
yang gemuk bukan cuma sebab kesalahan memberi makan berlebihan, melainkan bisa juga
sebagai sebuah kasus penyakit. Ada beberapa jenis penyakit (kelainan hormon dan gen) yang
membuat tubuh anak gemuk abnormal, dan gemuknya kelihatan tidak sehat.
Dalam hal gemuk penyakit, tidak mudah mengoreksinya, karena memang ada yang salah
dalam sistem hormonal atau gennya. Gemuk yang tak terkendali dengan diet, dan upaya
membuang kalori ini, tergolong gemuk yang harus diterima apa adanya, dengan segenap
risiko yang dibawanya. Ini masalah baru yang dihadapi Amerika sekarang. Baru-baru ini,
sekolah di AS membuat 'kartu rapor berat badan'. Anak yang dinyatakan kelebihan berat
badan memerlukan konsultasi dokter untuk diet khusus, dan latihan jasmani ekstra agar berat
badan ideal bisa tercapai.
Di sekolah-sekolah Singapura, misalnya, anak yang kelebihan berat badan diberi porsi
olahraga yang lebih banyak dibanding anak yang tidak gemuk, agar berat badannya menyusut
menjadi tidak gemuk lagi. Kegemukan diantisipasi medis bisa membawa banyak penyakit,
sehingga sumber daya manusia menjadi kurang berkualitas. Dengan kartu rapor berat badan,
anak dipantau terus oleh sekolah sampai batas tidak gemuknya tercapai. Setelah itu, berat
badan yang tercapai ideal dipertahankan dengan cara makan tidak rakus, dan pilihan
menunya tepat, sambil tetap berolahraga sehingga gemuknya tidak kambuh.
Anak gemuk apakah berarti profil lemak dalam darahnya juga tinggi? Ya, hal itulah yang
paling kita takuti. Kebanyakan remaja Amerika yang pola makan dan pilihan menunya serba
junk food itu, rata-rata sudah kelebihan kadar lemak dalam darahnya. Walau tidak selalu
harus lemak dalam darahnya tinggi, namun kebanyakan remaja di negara maju, kolesterol
dan trigliseride-nya sudah di atas normal. Itu berarti, risiko muncul malapetaka akibat
tingginya profil lemak tubuhnya, sudah dimulai sejak usia pubertas mula. Dan itu yang
menerangkan, mengapa dewasa ini banyak serangan jantung atau stroke muncul pada usia
yang lebih dini. Semakin banyak stroke dan serangan jantung koroner prematur (kurang dari
usia 40 tahun) muncul sekarang ini.
Lemak dalam darah yang belebih kini diyakini juga menceteuskan bangkitnya kanker di organ
tubuh mana saja. Kanker rahim, ginjal dan payudara khususnya. Risiko perlemakan hati,
kencing manis, juga disebabkan semakin tingginya lemak dalam darah.
ternyata tidak selalu berarti sehat, melainkan bisa juga sebagai indikasi adanya penyakit yang
harus diperiksa sejak dini.
Masalah anak gemuk, tidak hanya terdapat di negara-negara maju, di negara berkembang
seperti Indonesia, di kota maupun di sebagian desa, semakin banyak ditemukan anak yang
gemuk. Tidak selalu harus berasal dari keluarga kecukupan. Makan nasi melebihi porsi pun
bisa saja bikin badan jadi luar biasa subur.
Gemuk sudah menjadi wabah di dunia. Dulu, negara-negara di Afrika banyak yang kelaparan.
Sekarang, pusat-pusat pelangsingan tubuh sudah mulai banyak bermunculan di sana. Pola
makan berlebih dan harga buah serta sayur-mayur lebih tinggi dari harga gorengan, gula, dan
camilan, itulah yang menjadikan tubuh cenderung kelebihan kalori.
Gemuk juga untuk sebagian orang masih menyimpan lambang kemakmuran. Benar. Sebagian
besar orang tua, ibu khususnya, menginginkan anaknya berbadan gemuk. Selain lucu, anak
montok juga melambangkan keluarga yang makmur. Pesan keliru yang diwariskan sebagai
mitos inilah yang perlu dikoreksi, oleh karena anak yang tidak gemuklah yang sebetulnya
didambakan pemerintah di negara maju. Di mana-mana negara maju, lebih banyak manajer
yang tidak gemuk dibanding yang gemuk.
Kini, Amerika Serikat tengah bergulat menghadapi anak sekolah yang lebih separo
populasinya tergolong gemuk. Sebagian besar membutuhkan konsultasi dokter. Berbagai
upaya dilakukan, namun belum seluruhnya teratasi. Kita bisa memaklumi kalau anak Amerika
cenderung kelebihan berat badan, mungkin sudah sejak usia bayi mula. Namun, kalau banyak
pula anak-anak kita yang gemuk, tentu ada yang keliru dalam pola dan kebiasaan makan
mereka. Junk food adalah salah satu penyebabnya.
Anak-anak di negara maju, pilihan menunya yang cenderung membuat mereka jadi kelebihan
berat badan. Kita memahami, menu junk food kaya lemak, boros gula, dan garam, serta
sangat tinggi kalori. Lidah anak zaman sekarang sudah terkondisikan dengan cita rasa gurih,
manis, asin, dan serba berbumbu. Itu pula yang menggiring mereka tidak lagi begitu
menyukai menu meja makan ibu.
Demikian pula agaknya anak-anak kita di perkotaan. Mereka sudah terkondisikan pula oleh
menu harian yang serba junk food di luar rumah, dan kehilangan selera makannya di meja
makan ibu. Semakin dimanjakan anak oleh menu di luar rumah yang cenderung melebihi porsi
kebutuhan tubuh, semakin besar potensi untuk menjadi gemuk, dan terus bertambah gemuk.
Anak dan bayi di pedesaan, yang bukan dari keluarga kecukupan pun, sudah tercemar oleh
pilihan menu (jajanan) yang sekaliber junk food, kalau jenis jajanan pizza, burger, atau hot
dog sudah masuk desa, selain penganan yang serba manis, dan berlemak tinggi. Selain itu,
rata-rata bayi di desa juga sudah lebih dini dan belum waktunya diperkenalkan jenis makanan
padat, sehingga badannya rata-rata melebihi ukuran seusianya, mungkin lantaran
ketidaktahuan. Memberi nasi, pisang, bubur, sebelum bayi berumur 5 bulan, salah satu
penyebab kenapa banyak bayi di pedesaan menjadi gemuk.
Kegemukan sejak bayi tidak boleh terjadi, oleh karena pola dan ukuran sel-sel lemak
tubuhnya sudah telanjur terbentuk salah. Selain jumlah sel-sel lemaknya terbentuk lebih
banyak dari anak normal, ukurannya pun lebih besar. Itu maka, sebaiknya anak tidak gemuk
sejak usia bayi. Gemuk yang sudah telanjur terbentuk, sukar mengempiskannya lagi, kecuali
menerimanya saja sebagai bakat yang dibawanya sampai usia dewasa.
Diet tanpa pengawasan dokter tidak dianjurkan bagi anak yang gemuk. Dalam masa
pertumbuhan, tubuh anak tidak boleh sampai kekurangan zat gizi. Jika diet menguruskan
badan tidak tepat, yang berkurang dalam menu bukan cuma kalorinya, melainkan juga semua
zat gizi yang dibutuhkan tubuh anak untuk pertumbuhan. Bukan cuma lemak dan kalori yang
berkurang dengan diet langsing bukan dari dokter, melainkan semua zat yang terkandung
dalam menu harian akan ikut susut juga. Dan ini tidak boleh terjadi.
Obat antilemak seperti yang dikonsumsi orang dewasa yang lemak darahnya tinggi, tidak
dianjurkan diberikan kepada anak. Diharapkan, dengan mengurangi porsi menu berlemakberkolesterol,
ditambah rutin latihan jasmani, lemak darahnya bisa turun menjadi normal.
Yang dapat dilakukan mungkin dengan cara akupunktur yang bisa menekan nafsu makan,
sambil tetap mengatur kecukupan gizi agar pertumbuhan anak tetap tercukupi. Perilaku
makan merupakan kesulitan terberat dalam upaya penurunan berat badan. "Lapar mata"
adalah salah satu tantangannya.
Anak yang lapar mata terdorong untuk makan (apa saja) kendati tidak sedang lapar.Mestinya,
tubuh dilatih hanya makan kalau sedang merasa lapar saja. Makan kapan saja melihat atau
ditawarkan makanan (echo), akan mengondisikan tubuh senantiasa terdorong ingin makan
kendati tidak merasa lapar. Bayi dan anak menjadi gemuk jika porsi yang dimakan melebihi
kebutuhan tubuh. Kelebihan kalori disimpan menjadi lemak, dan gajih di bawah kulit. Sel-sel
lemak tubuhnya menjadi besar-besar, selain jumlahnya lebih banyak dari anak normal.
Susu sapi harus dituding sebagai salah satu penyebab lainnnya. Kita tahu lemak dalam susu
sapi lebih tinggi dari lemak ASI. Lemak susu sapi disiapkan untuk membangun tubuh anak
sapi, bukan tubuh anak manusia. Maka masih tetap bijak jika ibu tetap hanya memilih ASI
untuk bayi, daripada membiarkan menjadi gembrot oleh susu sapi nantinya. Jika bayi
diberikan makanan sesuai dengan umur dan tahapan perkembangan usianya, kecil
kemungkinan anak bakal gemuk. Kita tahu, ada tahapan pemberian makanan bayi yang tidak
boleh dilanggar.
Selain agar tubuh anak tidak dirugikan oleh menu yang tidak tepat, kemungkinan anak
menjadi kelebihan berat badan pun tidak perlu sampai terjadi. Buat anak di atas setahun,
tentu pilihan susunya hanya susu sapi. Jika anak sudah gemuk, pilihlah susu nonfat, yang
sudah dibuang lemak susunya. Anak hanya membutuhkan kandungan protein susunya.
Biasakan anak banyak gerak. Latihan jasmani bukan sekadar permainan, melainkan harus
dimanfaatkan juga untuk membantu membangun tulang dan otot, selain membakar kelebihan
kalori yang diperoleh dari makanan yang mungkin berlebih. Semakin kurang bergerak,
berolahraga, dan latihan jasmani, semakin besar kemungkinan menjadi gemuk, dan badan
anak pun tidak bugar. Kurikulum olahraga di sekolah kita sangat kurang memadai. Semboyan
hidup anak sekolah di negara maju, tiada hari tanpa olahraga.
Selera makan anak yang sudah telanjur gemuk umumnya jadi meningkat luar biasa. Itu
maka, anak yang sudah telanjur gemuk dengan mudah bertambah berat badannya kalau
dorongan untuk terus makannya tidak ditahan, atau terkendali. Bayi normal akan bertambah
berat 2 kali lipat pada usia 5 bulan, dan menjadi 3 kali lipat ketika berumur setahun.
Selanjutnya berat badan ideal anak sampai usia 11 tahun bisa dihitung dengan rumus 8 + (2
X umur) kg. Anak yang berumur 5 tahun, idealnya memiliki berat badan 8 + (2 X 5) kg atau
18 kg. Lebih dari itu waspada.
Namun, lebih tepat untuk usia di atas setahun dipakai formula Indeks Masa Tubuh (Body Mass
Index), yang dihitung dengan cara membagi angka berat badan dengan tinggi badan (dalam
meter). Nilai 23 - 25 tergolong ideal, dan lebih dari 25 berarti sudah kelebihan berat. Anak
yang gemuk bukan cuma sebab kesalahan memberi makan berlebihan, melainkan bisa juga
sebagai sebuah kasus penyakit. Ada beberapa jenis penyakit (kelainan hormon dan gen) yang
membuat tubuh anak gemuk abnormal, dan gemuknya kelihatan tidak sehat.
Dalam hal gemuk penyakit, tidak mudah mengoreksinya, karena memang ada yang salah
dalam sistem hormonal atau gennya. Gemuk yang tak terkendali dengan diet, dan upaya
membuang kalori ini, tergolong gemuk yang harus diterima apa adanya, dengan segenap
risiko yang dibawanya. Ini masalah baru yang dihadapi Amerika sekarang. Baru-baru ini,
sekolah di AS membuat 'kartu rapor berat badan'. Anak yang dinyatakan kelebihan berat
badan memerlukan konsultasi dokter untuk diet khusus, dan latihan jasmani ekstra agar berat
badan ideal bisa tercapai.
Di sekolah-sekolah Singapura, misalnya, anak yang kelebihan berat badan diberi porsi
olahraga yang lebih banyak dibanding anak yang tidak gemuk, agar berat badannya menyusut
menjadi tidak gemuk lagi. Kegemukan diantisipasi medis bisa membawa banyak penyakit,
sehingga sumber daya manusia menjadi kurang berkualitas. Dengan kartu rapor berat badan,
anak dipantau terus oleh sekolah sampai batas tidak gemuknya tercapai. Setelah itu, berat
badan yang tercapai ideal dipertahankan dengan cara makan tidak rakus, dan pilihan
menunya tepat, sambil tetap berolahraga sehingga gemuknya tidak kambuh.
Anak gemuk apakah berarti profil lemak dalam darahnya juga tinggi? Ya, hal itulah yang
paling kita takuti. Kebanyakan remaja Amerika yang pola makan dan pilihan menunya serba
junk food itu, rata-rata sudah kelebihan kadar lemak dalam darahnya. Walau tidak selalu
harus lemak dalam darahnya tinggi, namun kebanyakan remaja di negara maju, kolesterol
dan trigliseride-nya sudah di atas normal. Itu berarti, risiko muncul malapetaka akibat
tingginya profil lemak tubuhnya, sudah dimulai sejak usia pubertas mula. Dan itu yang
menerangkan, mengapa dewasa ini banyak serangan jantung atau stroke muncul pada usia
yang lebih dini. Semakin banyak stroke dan serangan jantung koroner prematur (kurang dari
usia 40 tahun) muncul sekarang ini.
Lemak dalam darah yang belebih kini diyakini juga menceteuskan bangkitnya kanker di organ
tubuh mana saja. Kanker rahim, ginjal dan payudara khususnya. Risiko perlemakan hati,
kencing manis, juga disebabkan semakin tingginya lemak dalam darah.
Senin, 23 April 2012
Pengguna Komputer Rentan Terkena Penggumpalan Darah
Bagi anda pengguna berat komputer perlu waspada, karena duduk berjam-jam
di depan komputer bisa meningkatkan risiko penggumpakan darah. Fenomena ini serupa
dengan risiko yang memunculkan sindroma kelas ekonomi yang dialami penumpang jarak
jauh. Begitu diagnosis tim dokter asal Selandia Baru atas pria yang duduk setiap hari di depan
komputer selama 12 jam sering tanpa diselingi dengan berdiri.
Pria tersebut sebenarnya tidak mempunyai faktor risiko mengalami penggumpalan darah yang
dikenal sebagai venous thromboembolism. Gumpalan darah yang terbentuk di bagian tubuh
yang tidak bergerak, berjalan ke paru-paru. Dr. Richard Beasley dari Medical Research
Institute of New Zealand dan koleganya menyebut gangguan tersebut dinamakan sebagai
'eThombosis'.
Mengingat makin tingginya pengguna komputer untuk kerja, rekreasi dan komunikasi
personal, ancaman terjadinya eThombosis sangat masuk akal, lapor mereka dalam Jurnal
Respiratory Eropa. Pasien pria tadi sebelumnya mengalami pembengkakan di betis yang
dirasakan sangat sakit. Bengkak itu hilang dalam waktu sepuluh hari, tapi empat minggu
kemudian ia mengalami kesulitan bernafas yang berkembang parah. Puncaknya ia hilang
kesadaran dan terpaksa dibawa ke rumah sakit. Ia baru siuman setelah diberi obat pengencer
darah.
Untuk mencegah terjadinya eThomobis, sebaiknya para pengguna komputer jangan lupa
untuk beristirahat sambil menggerak-gerakan kaki saat berada di depan monitor anda.
Perangkat lain dari komputer yang bisa menyebabkan penyakit adalah mouse. Menurut
sebuah penelitian dari dua tim peneliti aal Denmark, mereka menyimpulkan bahwa terlalu
banyak mengklik mouse bisa menyebabkan rasa sakit pada tangan dan leher.
Studi pertama yang dilakukan oleh Dr. Chris Jensen dan rekannya dari The National Institute
Occupational Health Copenghagen, menemukan bahwa menggunakan komputer selama 3-4
jam dengan lebih dari 100 klik akan mengalami risiko paling tinggi atas sejumlah masalah di
tangan atau pergelangan tangan. Bahkan, mereka yang menggunakan mouse hampir
setengah hari akan mengalami risiko yang sama.
Studi itu melibatkan sedikitnya 3500 pekerja di 11 perusahaan di Denmark. "Masalah tidak
hanya terletak di mouse tapi lebih pada pengulangan klik pada tombol," jelas Dr. Chris
Jensen. Studi kedu ayang dilakukan oleh The Odense University Hospital andGlostrup serta
Herning Hospital menemukan kenyataan bahwa mereka yang menggunakan mouse selama 30
jam dalam sepekan akan mengalami risiko rasa sakit di leher delapan kali lebih tinggi.
Penelitian yang melibatkan sekitar 7000 asisten teknis dan teknisi mesin hampir selama
setahun menyimpulkan, bahwa pekerja seperti disainer yang selalu menggunakan mouse di
sepanjang waktu mereka banyak mengeluhkan sakit di tangan dan leher. Sayang, pada riset
itu tidak ikut diteliti jenis mouse dalam hubungannya dengan rasa sakit. Padahal, penelitian
itu ditujukan guna merangsang pengembangan mouse yang lebih sehat dan aman bagi
pengguna. Para ahli menilai, risiko sakit bisa muncul setiap saat dan mouselah salah satu
pemicunya.
di depan komputer bisa meningkatkan risiko penggumpakan darah. Fenomena ini serupa
dengan risiko yang memunculkan sindroma kelas ekonomi yang dialami penumpang jarak
jauh. Begitu diagnosis tim dokter asal Selandia Baru atas pria yang duduk setiap hari di depan
komputer selama 12 jam sering tanpa diselingi dengan berdiri.
Pria tersebut sebenarnya tidak mempunyai faktor risiko mengalami penggumpalan darah yang
dikenal sebagai venous thromboembolism. Gumpalan darah yang terbentuk di bagian tubuh
yang tidak bergerak, berjalan ke paru-paru. Dr. Richard Beasley dari Medical Research
Institute of New Zealand dan koleganya menyebut gangguan tersebut dinamakan sebagai
'eThombosis'.
Mengingat makin tingginya pengguna komputer untuk kerja, rekreasi dan komunikasi
personal, ancaman terjadinya eThombosis sangat masuk akal, lapor mereka dalam Jurnal
Respiratory Eropa. Pasien pria tadi sebelumnya mengalami pembengkakan di betis yang
dirasakan sangat sakit. Bengkak itu hilang dalam waktu sepuluh hari, tapi empat minggu
kemudian ia mengalami kesulitan bernafas yang berkembang parah. Puncaknya ia hilang
kesadaran dan terpaksa dibawa ke rumah sakit. Ia baru siuman setelah diberi obat pengencer
darah.
Untuk mencegah terjadinya eThomobis, sebaiknya para pengguna komputer jangan lupa
untuk beristirahat sambil menggerak-gerakan kaki saat berada di depan monitor anda.
Perangkat lain dari komputer yang bisa menyebabkan penyakit adalah mouse. Menurut
sebuah penelitian dari dua tim peneliti aal Denmark, mereka menyimpulkan bahwa terlalu
banyak mengklik mouse bisa menyebabkan rasa sakit pada tangan dan leher.
Studi pertama yang dilakukan oleh Dr. Chris Jensen dan rekannya dari The National Institute
Occupational Health Copenghagen, menemukan bahwa menggunakan komputer selama 3-4
jam dengan lebih dari 100 klik akan mengalami risiko paling tinggi atas sejumlah masalah di
tangan atau pergelangan tangan. Bahkan, mereka yang menggunakan mouse hampir
setengah hari akan mengalami risiko yang sama.
Studi itu melibatkan sedikitnya 3500 pekerja di 11 perusahaan di Denmark. "Masalah tidak
hanya terletak di mouse tapi lebih pada pengulangan klik pada tombol," jelas Dr. Chris
Jensen. Studi kedu ayang dilakukan oleh The Odense University Hospital andGlostrup serta
Herning Hospital menemukan kenyataan bahwa mereka yang menggunakan mouse selama 30
jam dalam sepekan akan mengalami risiko rasa sakit di leher delapan kali lebih tinggi.
Penelitian yang melibatkan sekitar 7000 asisten teknis dan teknisi mesin hampir selama
setahun menyimpulkan, bahwa pekerja seperti disainer yang selalu menggunakan mouse di
sepanjang waktu mereka banyak mengeluhkan sakit di tangan dan leher. Sayang, pada riset
itu tidak ikut diteliti jenis mouse dalam hubungannya dengan rasa sakit. Padahal, penelitian
itu ditujukan guna merangsang pengembangan mouse yang lebih sehat dan aman bagi
pengguna. Para ahli menilai, risiko sakit bisa muncul setiap saat dan mouselah salah satu
pemicunya.
Minggu, 22 April 2012
Stres Menyebabkan Otak Mengecil
Hidup dalam keadaan stres ternyata tidak hanya bisa mempengaruhi
kemampuan berpikir dan daya ingat karena otak mengecil, tapi juga membuat daya tahan
tubuh semakin buruk dan memudahkan penyakit masuk ke dalam tubuh.
Penelitian sebelumnya mengungkapkan bahwa hormon stres seperti kortisol, akan
meningkatkan resiko untuk menderita hipertensi, penyakit jantung, dan sebagainya. Ternyata
bukan itu saja, penelitian terbaru yang dilaporkan dalam Jurnal Psychoneuroendocrinology,
edisi Desember ini,mengatakan bahwa hormon stres juga akan membuat otak mengecil.
Hormon stres yang tinggi akan membuat daya ingat menurun dan hippokampus (bagian di
otak) akan mengecil. Hippokampus ini merupakan bagian otak yang berfungsi dalam proses
belajar dan daya ingat.
Penelitian yang dilakukan hingga 6 tahun ini, mengukur kadar kortisol dalam sekelompok
orang dewasa. Ditemukan, orang yang mempunyai kadar kortisol yang tinggi secara terus
menerus akan mempunyai test daya ingat yang lebih buruk dengan dengan orang yang
mempunyai kadar kortisol rendah hingga sedang. Selain itu, paparan yang lama terhadap
kadar kortisol yang tinggi akan membuat daerah hippokampus di otak, mengecil sebanyak
14%. Mungkin ini dapat menjelaskan mengapa pada beberapa orangtua menunjukkan daya
ingat maupun kemampuan berpikir yang buruk, sedang orangtua lainnya menunjukkan
sebaliknya.
Bagaimana pengaruh kortisol terhadap anak-anak? Peneliti menemukan, peningkatan kortisol
secara temporer mempengaruhi kemampuan berpikir dan daya ingat, tapi ini hanya terjadi
secara temporer pula. Penelitian lain menunjukkan bahwa anak dan remaja yang berasal dari
golongan sosial ekonomi lemah menunjukkan kadar hormon stres yang lebih tinggi
dibandingkan mereka yang berasal dari golongan sosial ekonomi yang lebih mampu. Ini
menunjukkan bahwa stres dapat mempengaruhi fungsi otak, tanpa melihat pada usia. Dan
stres dapat terjadi pada semua kelompok usia yang akan mempengaruhi fisik maupun mental
penderitanya.
Sementara itu, penelitian lain yang dilakukan oleh para peneliti dari Australia membuktikan
bahwa ada kaitan ilmiah antara tekanan emosional dan sakit. Mulai dari masuk angin biasa
hingga kanker. Kelompok peneliti dari Gervan Institute, Sydney, pekan lalu, mengumumkan
mereka menemukan hormon yang dilepaskan ke tubuh saat orang dilanda stres, yakni
neuropeptide Y (NPY) merongrong sistem kekebalan tubuh. Sehingga, membuat anda jatuh
sakit.
"Sampai kini ada bukti kuat kaitan antara otak dan sistem kekebalan. Namun pada saat ini
kita telah mendapatkan koneksi itu, Saat stres, saraf melepaskan banyak NPY. Hormon itu
masuk ke aliran darah, tempat hormon tersebut menghuni sel-sel dalam sistem kekebalan dan
membinasakan patogen dalam tubuh. Bahwa stres membuat anda sakit kini bukan lagi suatu
mitos. Itu kenyataan dan kita perlu menghadapinya dengan serius."
ujar Fabienne Mackay Peneliti dari Australia
Penemuan kelompok itu dipublikasikan dalam Journal of Experimental Medicine edisi Senin.
Para peneliti mengemukakan mereka berharap karya mereka akan menghasilkan dua jenis
intervensi terapeutik. Herbert Heerzog salah satu ilmuwan lainnya, mengemukakan
neuropeptide Y telah diketahui akan mempengaruhi tekanan darah dan detak jantung. Namun
temuan dampak hormon itu pada sistem kekebalan telah membuka pintu baru untuk
mengatasi berbagai penyakit.
"Stres membuat anda lebih rentan saat anda, misalnya terkena flu, dan bahkan dalam situasi
yang lebih serius, seperti kanker. Hormon itu dapat membuat sakit menjadi lebih parah dalam
situasi ini," kata dia kepada Radio ABC.
Penyakit lain yang memiliki kaitan dengan stres antara lain rhematoid arthritis, multiple
scelerois, penyakit Crohn, diabates tipe 1 serta lupus. Mackay menjelaskan, diperlukan waktu
bertahun-tahun untuk mengembangkan obat guna menghadapi pengaruh NPY. Solusi terbaik
untuk jangka pendek adalah memerangi stres mereka. "Hal terbaik yang dilakukan adalah
menghilangkan stres dari kehidupan kita dengan cara mengorganisasi kembali cara hidup kita.
Mengubah gaya hidup kita dan menggunakan berbagai cara, seperti yoga dan relaksasi,
semampu kita," katanya.
kemampuan berpikir dan daya ingat karena otak mengecil, tapi juga membuat daya tahan
tubuh semakin buruk dan memudahkan penyakit masuk ke dalam tubuh.
Penelitian sebelumnya mengungkapkan bahwa hormon stres seperti kortisol, akan
meningkatkan resiko untuk menderita hipertensi, penyakit jantung, dan sebagainya. Ternyata
bukan itu saja, penelitian terbaru yang dilaporkan dalam Jurnal Psychoneuroendocrinology,
edisi Desember ini,mengatakan bahwa hormon stres juga akan membuat otak mengecil.
Hormon stres yang tinggi akan membuat daya ingat menurun dan hippokampus (bagian di
otak) akan mengecil. Hippokampus ini merupakan bagian otak yang berfungsi dalam proses
belajar dan daya ingat.
Penelitian yang dilakukan hingga 6 tahun ini, mengukur kadar kortisol dalam sekelompok
orang dewasa. Ditemukan, orang yang mempunyai kadar kortisol yang tinggi secara terus
menerus akan mempunyai test daya ingat yang lebih buruk dengan dengan orang yang
mempunyai kadar kortisol rendah hingga sedang. Selain itu, paparan yang lama terhadap
kadar kortisol yang tinggi akan membuat daerah hippokampus di otak, mengecil sebanyak
14%. Mungkin ini dapat menjelaskan mengapa pada beberapa orangtua menunjukkan daya
ingat maupun kemampuan berpikir yang buruk, sedang orangtua lainnya menunjukkan
sebaliknya.
Bagaimana pengaruh kortisol terhadap anak-anak? Peneliti menemukan, peningkatan kortisol
secara temporer mempengaruhi kemampuan berpikir dan daya ingat, tapi ini hanya terjadi
secara temporer pula. Penelitian lain menunjukkan bahwa anak dan remaja yang berasal dari
golongan sosial ekonomi lemah menunjukkan kadar hormon stres yang lebih tinggi
dibandingkan mereka yang berasal dari golongan sosial ekonomi yang lebih mampu. Ini
menunjukkan bahwa stres dapat mempengaruhi fungsi otak, tanpa melihat pada usia. Dan
stres dapat terjadi pada semua kelompok usia yang akan mempengaruhi fisik maupun mental
penderitanya.
Sementara itu, penelitian lain yang dilakukan oleh para peneliti dari Australia membuktikan
bahwa ada kaitan ilmiah antara tekanan emosional dan sakit. Mulai dari masuk angin biasa
hingga kanker. Kelompok peneliti dari Gervan Institute, Sydney, pekan lalu, mengumumkan
mereka menemukan hormon yang dilepaskan ke tubuh saat orang dilanda stres, yakni
neuropeptide Y (NPY) merongrong sistem kekebalan tubuh. Sehingga, membuat anda jatuh
sakit.
"Sampai kini ada bukti kuat kaitan antara otak dan sistem kekebalan. Namun pada saat ini
kita telah mendapatkan koneksi itu, Saat stres, saraf melepaskan banyak NPY. Hormon itu
masuk ke aliran darah, tempat hormon tersebut menghuni sel-sel dalam sistem kekebalan dan
membinasakan patogen dalam tubuh. Bahwa stres membuat anda sakit kini bukan lagi suatu
mitos. Itu kenyataan dan kita perlu menghadapinya dengan serius."
ujar Fabienne Mackay Peneliti dari Australia
Penemuan kelompok itu dipublikasikan dalam Journal of Experimental Medicine edisi Senin.
Para peneliti mengemukakan mereka berharap karya mereka akan menghasilkan dua jenis
intervensi terapeutik. Herbert Heerzog salah satu ilmuwan lainnya, mengemukakan
neuropeptide Y telah diketahui akan mempengaruhi tekanan darah dan detak jantung. Namun
temuan dampak hormon itu pada sistem kekebalan telah membuka pintu baru untuk
mengatasi berbagai penyakit.
"Stres membuat anda lebih rentan saat anda, misalnya terkena flu, dan bahkan dalam situasi
yang lebih serius, seperti kanker. Hormon itu dapat membuat sakit menjadi lebih parah dalam
situasi ini," kata dia kepada Radio ABC.
Penyakit lain yang memiliki kaitan dengan stres antara lain rhematoid arthritis, multiple
scelerois, penyakit Crohn, diabates tipe 1 serta lupus. Mackay menjelaskan, diperlukan waktu
bertahun-tahun untuk mengembangkan obat guna menghadapi pengaruh NPY. Solusi terbaik
untuk jangka pendek adalah memerangi stres mereka. "Hal terbaik yang dilakukan adalah
menghilangkan stres dari kehidupan kita dengan cara mengorganisasi kembali cara hidup kita.
Mengubah gaya hidup kita dan menggunakan berbagai cara, seperti yoga dan relaksasi,
semampu kita," katanya.
Langganan:
Postingan (Atom)








